Saturday , December 16 2017
Home > News > PELATIHAN MANAJEMEN HOMESTAY DI NTB, KEMENTERIAN PARIWISATA
PELATIHAN MANAJEMEN HOMESTAY DI NTB, KEMENTERIAN PARIWISATA
PELATIHAN MANAJEMEN HOMESTAY DI NTB, KEMENTERIAN PARIWISATA

PELATIHAN MANAJEMEN HOMESTAY DI NTB, KEMENTERIAN PARIWISATA

Kementerian Pariwisata menyelenggarakan program pelatihan pengelolaan homestay untuk pegawai negeri di Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB). Mandalika adalah salah satu dari 10 tujuan prioritas Kementerian Pariwisata. Oleh karena itu pihak kementrian dan pemerintah setempat ingin bekerja sama untuk meningkatkan minat datangnya pada turis baik itu turis asing maupun penduduk lokal.

“Sesi pelatihan pertama akan segera digelar di Tanjung Lesung, Banten, satu dari 10 destinasi prioritas, dari tanggal 19 sampai 23 Maret. Mandalika adalah tempat pelatihan kedua, acara pelatihan diadakan dari tanggal 21 sampai 25 Mei,” kata Ahman Sya , Pejabat kementerian yang bertanggung jawab atas pengembangan pariwisata.

Per 8 Mei, program pelatihan sumber daya manusia pariwisata di 10 destinasi prioritas telah mencapai 850 peserta, sementara 3.900 siswa berpartisipasi dalam program Tourism Goes to Campus.

Selain itu, 750 orang mengikuti pelatihan asimilasi pariwisata, 7.270 orang menerima sertifikasi sekolah dan 2.679 orang menerima sertifikasi industri. Kemajuan sejauh ini mencapai 31,42 persen (44.571 orang) dari target 65.000 orang.

Pembicara pada acara pelatihan tersebut meliputi kepala menteri pengembangan percepatan untuk 10 destinasi wisata prioritas, Hiramsyah S. Thaib, dosen dan peneliti Politeknik Negeri Jakarta Christina L. Rudatin, praktisi homestay Agus Wijono dan Widyaiswara dari Kementerian Pariwisata.

Pelatihan di NTB diikuti oleh 20 peserta dari dinas pariwisata provinsi yang mewakili Kabupaten Bima, Dompu, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Bima, Kota Mataram dan Politeknik Pariwisata Lombok.

Ada pun pelatihan  seperti ini guna menaikan tingkat kesadaran masyarakat akan pariwisata dan memberikan pengetahuan tetang pentingnya pariwisata bagi pendapatan daerah maupun negara. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan nantinya akan ada bantuan dana dari pemerintah untuk kembali membangun  daerah pariwisata yang ada sekarang dan menjadi lebih baik untuk kedepannya.

Sebenarnya masih banyak daerah daerah di Indonesia yang masih perlu pengembangan dan perhatian dari pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Diharapkan nantinya akan semakin banyak destinasi wisata pada daerah daerah lain dan memberikan kesan indah bagi negara lain untuk berkunjung ke negara kita dan otomatis akan memberikan pendapatan pada negara kita.

Check Also

MENDAPAT DAKWAAN KORUPSI, SETYA NOVANTO AJUKAN NOTA KEBERATAN

MENDAPAT DAKWAAN KORUPSI, SETYA NOVANTO AJUKAN NOTA KEBERATAN

Maqdir Ismail, selaku kuasa hukum Setya Novanto meminta waktu setidaknya dua minggu untuk menyampaikan keberatan. …