Wednesday , December 13 2017
Home > News > PEMBAHASAN ANGGARAN KPK DAN POLRI
PEMBAHASAN ANGGARAN KPK DAN POLRI
PEMBAHASAN ANGGARAN KPK DAN POLRI

PEMBAHASAN ANGGARAN KPK DAN POLRI

Menurut Pakar Hukum Tata Negara Jimly Asshiddiqie menilai bahwa usulan pembekuan anggaran Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk 2018 tidak bisa direalisasikan. Karena ada beberapa alasan yang membuat KPK ragu.

Menurut Jimly, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tidak bisa memboikot pembahasan anggaran lembaga negara.karena itu merupakan bentuk rahasia dan tak bisa sembarangan di usut oleh lembaga lembaga negara

Jimly menjelaskan, DPR memiliki kewenangan untuk tidak menyetujui anggaran yang diajukan oleh sebuah lembaga negara. Jika tidak disetujui, maka lembaga negara tersebut menggunakan anggaran yang sudah disetujui pada tahun sebelumnya.namun usulan tersebut masih di pikirkan oleh KPK.

Oleh sebab itu, Jimly menganggap usulan pembekuan anggaran KPK dan Polri hanya sebuah ancaman dan gertakan yang tak perlu dipersoalkan.karena itu akan membuat KPK menjadi ragu atas kasus pembekuan anggaran

Usul pembekuan anggaran KPK dan Polri dilontarkan oleh Anggota pansus hak angket KPK Mukhamad Misbakhun, menyusul sikap KPK dan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian yang enggan membantu untuk menghadirkan mantan Anggota Komisi II DPR Miryam S Haryani ke pansus hak angket. Namun masalah itu ternyata masih di pertimbangkan kembali oleh polisi.

Menurut Misbakhun, pembekuan anggaran Polri dan KPK telah dibicarakan di panitia angket dan mayoritas anggota panitia yang terdiri atas 23 orang menyetujuinya. Usul itu pun disambut baik oleh Wakil Ketua Pansus Hak Angket KPK, Dossy Iskandar.

Anggota Pansus Hak Angket berasal dari tujuh fraksi di DPR, yaitu Fraksi PDI-P, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Nasdem, dan Partai Hanura.

Sebagian besar anggota panitia angket adalah anggota Komisi III DPR yang merupakan mitra kerja Polri dan KPK dan setiap tahun bertugas membahas anggaran untuk kedua institusi itu.dan memeriksa data tersebut agar tidak terjadinya korupsi di ke 2 lembaga tersebut.

Check Also

AKIBAT DIET EXTRIM DAN JUGA PENURUNAN BERAT BADAN YANG DRASTIS

AKIBAT DIET EXTRIM DAN JUGA PENURUNAN BERAT BADAN YANG DRASTIS YANG MENYEBABKAN KEMATIAN

Dijelaskan oleh para Periset menyebutnya bahwa paradigma obesitas di dalam fenomena tersebut, diamati pada penelitian …