Uncategorized

PEMERINTAH MENGIZINKAN JAWA UNTUK MENAMBAHKAN LEBIH BANYAK ZONA EKONOMI KHUSUS UNTUK INDUSTRI

Pemerintah telah membuat keputusan untuk memungkinkan pengembangan zona ekonomi khusus baru untuk industri di Pulau Jawa, pulau terpadat dan paling industri di negara ini, dalam upaya untuk mendiversifikasi industri dan menanggapi permintaan dari sektor swasta.

Keputusan itu dibuat setelah pertemuan antara Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto pada hari Senin.

Darmin mengatakan kriteria khusus akan dibuat untuk menghindari redundansi dengan industri yang ada di Jawa. “Akan ada kriteria untuk memastikan bahwa [zona ekonomi khusus baru] tidak mempengaruhi industri lain,” kata Darmin, menambahkan bahwa kriteria termasuk manufaktur di industri yang berorientasi ekspor atau substitusi impor.

Dia memang memberikan perincian tentang kemungkinan lokasi untuk zona baru tersebut, tetapi menyebutkan bahwa sebuah proposal dibuat untuk menamai Kendal Industrial Park, sebuah perusahaan patungan antara raksasa properti Indonesia PT Jababeka dan Singaporean Sembawang Corporation, sebuah zona ekonomi khusus.

Pemerintah sebelumnya menahan diri dari menetapkan zona ekonomi untuk industri di Jawa dalam upaya untuk memajukan pembangunan industri yang lebih adil di seluruh nusantara, sejalan dengan visi Presiden Joko “Jokowi” Widodo tentang “membangun Indonesia dari wilayah pinggirannya”.

Airlangga secara terpisah mengatakan bahwa lokasi di Jawa Tengah dan Jawa Timur disebut-sebut sebagai titik utama untuk zona ekonomi khusus.

Dia mengatakan satu zona seperti itu di Jawa Tengah akan difokuskan pada industri komponen otomotif, tekstil dan listrik, sementara yang lain di Jawa Timur akan mirip dengan Taman Digital Nongsa di Batam, Kepulauan Riau.

Leave a Reply