News

Pemerintah Sita Aset Kekayaan Bandar Narkotika Sebesar 6 Miliar

Badan Narkotika Nasional atau Badan Narkotika Nasional menyita aset senilai Rp. 6 miliar milik pengedar narkoba bernama Tarmizi. Aset ini diduga terkait dengan kejahatan pencucian uang untuk TPPU.

Aset ini disita dari Tarmizi, putra dan menantunya yang ditangkap oleh BNN dalam penangkapan kurir narkoba jaringan internasional di Tanjung Balai, Asahan dan Medan pada 2-3 Juli

Direktur BNPU TPPU Brigjen. Jenderal Bahagia Dachi menjelaskan bahwa petugas BNN menangkap 8 tersangka yang terkait dengan jaringan narkoba. Bukti yang disita adalah 81,8 kilogram sabu-sabu dan 102.657 pil ekstasi dalam bentuk antek dan lego.

Dari pengungkapan ini, tim BNN menangkap pengedar narkoba Tarmizi di Tanjung Balai, Asahan. Tarmizi ditangkap bersama putranya Hanafi dan menantunya Amiruddin.

“Tarmizi dikenal sebagai salah satu pengedar narkoba utama di jaringan Malaysia. Saat ini, ketiga orang ini diduga sebagai kasus narkoba, juga dikenai pasal pencucian uang dari penjualan obat-obatan,” jelasnya.

Petugas menyita uang tunai Rp 2,5 miliar dari rekening pelaku. Aset berupa rumah pribadi di Tanjung Balai dan Medan serta rumah kos juga disita.

“Petugas juga menyita enam mobil dari tangan tersangka. Jadi, jika total aset para pelaku yang disita bernilai hampir Rp6 miliar,” kata Bahagia Dachi.

evelyn tanadi
the authorevelyn tanadi

Leave a Reply