Wednesday , December 13 2017
Home > News > Pemudik Boleh Menitipkan Kendaraan Di Kantor Polisi
Pemudik Boleh Menitipkan Kendaraan Di Kantor Polisi

Pemudik Boleh Menitipkan Kendaraan Di Kantor Polisi

Bagi warga Jakarta yang akan melakukan mudik Lebaran kini tidak perlu khawatir lagi meninggalkan kendaraannya. Polri memperbolehkan para pemudik menitipkan kendaraannya ke polsek atau polres terdekat.

“Kami imbau barang berharga atau yang tidak dibawa selama mudik agar dititipkan ke polsek atau polres terdekat. Kendaraan roda dua atau roda empat,” kata Asisten Operasi (Asops) Kapolri Irjen Pol Unggung Cahyono dalam diskusi ‘Persiapan Mudik yang Aman dan Nyaman’ di Jakarta, Jumat 2 Juni 2017.

Ia mengatakan, penitipan bisa dilakukan mulai H-7 Lebaran secara gratis. Layanan penitipan kendaraan tersebut, lanjutnya, bertujuan mencegah pencurian dengan pemberatan yang sering menimpa mobil yang ditinggal mudik pemiliknya.

“Salah satu kejahatan yang diantisipasi curas (pencurian dengan kekerasan) dan curat (pencurian dengan pemberatan) saat mudik,” kata Unggung.

Selain itu, ia juga memaparkan sejumlah potensi ancaman pada Operasi Ramadniya 2017, yakni terorisme, pencurian dengan kekerasan seperti pencurian toko emas, pencurian rumah, nasabah bank, dan pencurian kendaraan bermotor.

Kemudian, ada sweeping ormas, petasan, kecelakaan lalu lintas baik moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api.

Berikutnya, gangguan kemacetan, keamanan dan pelanggaran lalu lintas di titik penyeberangan di Ketapang-Gilimanuk dan Merak-Bakauheni, pembagian zakat dan sembako, dan pawai malam takbiran.

Potensi ancaman selain kemacetan adalah adanya aksi intoleransi dalam beragama. contohnya, jika pelaksanaan shalat Id diganggu oleh oknum-oknum tidak bertanggung jawab.

Lalu, kemacetan di jalur menuju tempat wisata dan kejahatan di tempat wisata. Lokasi perlu diantisipasi, di antaranya Ancol, Kebun Binatang Ragunan, TMII, Taman Safari, dan tempat wisata lainnya di luar Jakarta.

“Selanjutnya, antisipasi arus balik di Jalur Selatan Jawa, Tol Cipali, Tol Cipularang dan Tol Cikampek,” ucap Unggung.

Polri memprediksi kemacetan akibat arus mudik akan berpindah dari pintu keluar tol di Brebes Timur ke wilayah Gringsing, Batang, Jawa Tengah. Sebab, jalur Tol Pejagan-Pemalang dan Semarang-Batang dibuka selama mudik.

Rencananya jalan tol dengan dua lajur akan digunakan pada arus mudik H-10 Lebaran.

“Jalur tol ini akan dibuka jika jalur Pantura Batang mengalami kepadatan,” katanya.

Operasi pengamanan dalam kegiatan Idul Fitri 1438 Hijriah atau Operasi Ramadniya akan dilakukan selama 16 hari terhitung mulai dari 21 Juni hingga 6 Juli 2017.

Check Also

Diincar Klub Lain , Turan Siap Hengkang Dari Barcelona

Diincar Klub Lain , Turan Siap Hengkang Dari Barcelona

Diincar Klub Lain , Turan Siap Hengkang Dari Barcelona – arda turan telah siap untuk …