MancanegaraNews

PENDUDUK AS MERASAKAN GELOMBANG PANAS DI NEGARANYA

PENDUDUK AS MERASAKAN GELOMBANG PANAS DI NEGARANYAPENDUDUK AS MERASAKAN GELOMBANG PANAS DI NEGARANYA

PENDUDUK AS MERASAKAN GELOMBANG PANAS DI NEGARANYA – Nyaris 150 juta orang mengalami gelombang panas di Amerika Serikat (AS), termasuk New York, Philadelphia, dan Washington. Cuaca panas di ketiga Negara begian AS tersebut bahkan menyentuk 100 derajat Fahrenheit atau sekitar 28 derajat Celcius.

Gelombang panas membentang dari daratan Midwestern ke pantai Atlantik. National Weather Service (NWS) menyebut nilai indek panas, yang menggabungkan efek panas dan kelembaban, mencapai 110 hingga 115 derajat Fahrenheit, terutama di bagian timur.

PENDUDUK AS MERASAKAN GELOMBANG PANAS DI NEGARANYA

“Ini memperingatkan bahwa suhu dan kelembapan tinggi berbahaya dan dengan cepat dapat meningkatkan stress atau serangan panas,”tutur NWS, Minggu (21/7). Gelombang panas diperkirakan terus berlanjut hingga Minggu malam. Masyarakat diminta untuk tetap terhidrasi, waspada terhadap orang sakit dan orang tua, dan tak meninggalkan anak-anak atau hewan peliharaan mereka di dalam mobil tanpa terawasi.

Gelombang panas diketahui telah merenggut tiga nyawa, termasuk dua nyawa pada awal pekan lalu di timur Maryland. Di Arkansas, mantan pemain NFL Mitch Petrus meninggal dunia setelah bekerja di luar di toko keluarganya. Korban berusia 32 tahun itu meninggal karena stroke akibat panas.

PENDUDUK AS MERASAKAN GELOMBANG PANAS DI NEGARANYA

Di New York, Walikota Bill de Blasio merilis pernyataan darurat panas. Bahkan, kegiatan olahraga Triathlon dibatalkan untuk pertama kalinya sejak acara ini digelar rutin mulai 2001 silam. Padahal, diperkirakan 4.000 peserta Triathlon telah menempuh perjalanan jauh untuk mengikuti lomba. Karenanya, panitia akan mengembalikan uang peserta secara penuh hingga sekitar US$399 per peserta.

BACA JUGA : EMPAT ORANG ANAK DI AUSTRALIA MENCURI MOBIL DAN BERKENDARA 1000KM

Tidak cuma itu, OZY Fest, festival makanan, komedi, dan musik, yang akan berlangsung selama dua hari di Central Park juga terpaksa dibatalkan. Sementara, di Washington, konser musik jazz di luar ruangan National Gallery of Art juga terpaksa dibatalkan. Di New York, 500 pusat pendingin untuk mayarakat sekitar di buka.”Sabtu menjadi sangat, sangat buruk, sampai hari Minggu. Ini serius, hal serius,”ujar de Blasio saat memperingati warga nya.

henny small
the authorhenny small

Leave a Reply