Saturday , September 22 2018
Home > Mancanegara > PENGADILAN PAKISTAN TERAPKAN HUKUMAN MATI UNTUK KASUS PELECEHAN SEKSUAL.

PENGADILAN PAKISTAN TERAPKAN HUKUMAN MATI UNTUK KASUS PELECEHAN SEKSUAL.

Pengadilan anti-terorisme Pakistan pada hari Sabtu, 17 Februari, menghukum seorang tersangka pembunuh berantai sampai mati karena pemerkosaan dan pembunuhan seorang gadis berusia tujuh tahun, kata seorang jaksa penuntut.

Pembunuhan gadis itu memicu protes nasional atas tuduhan tidak bertindak oleh pemerintah, dan sebuah kampanye media menyebabkan penangkapannya setelah bertahun-tahun berada di luar kendali.

Polisi menemukan mayat Zainab Ansari di sebuah tempat pembuangan sampah di distrik Kasur dekat kota timur Lahore pada pertengahan Januari, empat hari setelah dia dilaporkan hilang.

Warga di daerah tersebut mengatakan pembunuhan tersebut merupakan insiden ke-12 dalam setahun. Penyidik ??polisi mengatakan kemudian bahwa mereka telah mencocokkan DNA dari delapan tubuh gadis-gadis, termasuk Zainab’s, dengan pembunuh yang dihukum, Imran Ali, 24.

Pengadilan tersebut menjatuhkan hukuman mati dengan empat tuduhan dan hukuman penjara seumur hidup kepada Imran Ali dalam pemerkosaan dan pembunuhan gadis kecil itu, Zainab, “jaksa penuntut pemerintah Ehtisham Qadir Shah mengatakan kepada Reuters.

Dia bilang Ali akan diadili untuk sisa kasus nanti.

Ratusan warga memprotes setelah mayat Zainab ditemukan, dan dua lainnya terbunuh saat polisi melepaskan tembakan untuk membubarkan mereka.

Polisi mengidentifikasi Ali sebagai salah satu tetangga Zainab, dan rekaman CCTV pada hari dia diculik menunjukkan bahwa dia berjalan dengan tenang bersama seorang pria.

Di distrik yang sama, Kasur, telah ada keluhan dari sejumlah anak yang hilang sejak tahun 2015 ketika pihak berwenang menemukan apa yang mereka katakan adalah sebuah cincin pedofil yang terkait dengan keluarga lokal yang menonjol.

Setidaknya dua orang telah dihukum sehubungan dengan kasus tersebut, di mana pihak berwenang mengatakan bahwa ratusan anak di distrik tersebut disalahgunakan.

Hampir 10 kasus penganiayaan anak terjadi di Pakistan, menurut Sahil, sebuah organisasi yang bekerja untuk perlindungan anak.

Kasus Zainab telah memicu perdebatan di Pakistan mengenai apakah akan mengajari anak-anak bagaimana cara mencegah pelecehan seksual, yang sebaliknya merupakan topik tabu di negara mayoritas Muslim.

Check Also

ketua Partai Hanura guggat badan pengawas pemilihan umum.

ketua Partai Hanura guggat badan pengawas pemilihan umum.

Ketua Partai Hanura Oesman Sapta Odang telah mengajukan gugatan terhadap Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) …