Wednesday , November 14 2018
Home > News > PENUTUP SALURAN AIR DI JALAN MARGONDA HILANG DICURI
PENUTUP SALURAN AIR DI JALAN MARGONDA HILANG DICURI
PENUTUP SALURAN AIR DI JALAN MARGONDA HILANG DICURI

PENUTUP SALURAN AIR DI JALAN MARGONDA HILANG DICURI

PENUTUP SALURAN AIR DI JALAN MARGONDA HILANG DICURI – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Depok, Manto mengatakan banyak penututp penutup selokan di trotoar, selokan pasti enggak ada penutupnya. Itu karena ada orang yang ambil- ambilin. Doalnya mereka penutupnya terbuat dari besi dan bisa dijual,”ucap Manto.

Menurut Manto, hilangnya penutup tersebut membuat saluran air dipenuhu sampah. “Kan penutup selokan sebenarnya untuk menahan sampah yang masuk, kalau penutupnya tidak ada ya sampah tersumbat di selokan itu,ücap Manto.

PENUTUP SALURAN AIR DI JALAN MARGONDA HILANG DICURI

Melihat kondisi trotoar di sepanjang jalanan metropolitan, Manto, mengatakan akan membangun dan memelihara trotoar Oktober Mendatang. “Ya ngeliat kayak gini kita akan coba menutup selokan tersebut di Oktober mendatang paling lama November lah penutupnya,ücap Manto.

Manto mengatakan saat ini pihak nya sedang menghitung-hitung berapa banyak penutup selokan yang hilang. “Kita lagi masa penghitungan sih saat ini berapa banyak penutup selokan yang hilang, kita akan mengganti penutup ini dengan penutup yang kuat, namun tidak dapat di jual,ucap Manto.

BACA JUGA : SATGAS AGAMA DALAM TIM KEMENANGAN KATA SANDIAGA UNO

Menurut nya, untuk perbaiki penutup selokan ini membutuhkan biaya sebesar Rp.200 juta. “Untuk menutup selokan ini kan memang memerlukan biaya buat beli penutupnya. Kalau tidak perbaiki seluruh trotoar sih saat ini belum ya. Paling yang dapat kita lakukan hanya membeli penutup selokan ini saja,”ucap Manto.

Trotoar di sepanjang Jalan Margoda, Depok, tampak sudah rusak. Saluran air di beberapa titik juga terlihat tidak ditutup, dibiarkan terbuka. Kondisi ini membahayakan para pejalan kaki, apa lagi saat hujan atau pada malam hari.

Di sekitar mall Margo City misalnya, ada sejumlah libang menganga di trotoar. Yang paling parah kondisinya di dekat halte Pondok Cina. Di lubang- lubang itu terdapat tumpukan sampah botol plastik. Sarif (43), pedagang yang berjualan di trotoar tersebut, mengatakan, trotoar itu dibuat dua tahun lalu. Namun kini kondisi sudah rusak.

Check Also

TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT

TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT

TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT – Trend saat ini bagi remaja …