Tuesday , December 18 2018
Home > Gaya hidup > PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG
PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG
PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG

PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG

PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG – Kamu pasti pernah merasakan kurang tidur. Tidur hanya beberapa jam saja karena harus bergadang mengerjakan tugas kuliah, tugas kantor, maupun alas an lainnya. Keesokan harinya, kantuk mendera sepanjang hari, merasa lemas, kurang focus, kurang bersemangat, atau mood menjadi tidak bagus sehingga mudah marah.

Banyak orang tidak sadar bahwa ternyata itu semua terjadi karena kurang tidur pada malam hari. Tidak hanya berpengaruh pada keesokan harinya, krang tidur juga ternyata dapat berpengaruh pada keesokan harinya, kurang tidur juga ternyata dapat berpengaruh pada kesehatan dalam jangka panjang.

Kuran gtidur berhubungan dengan penyakit kronis, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung. Beberapa penelitian menunjukkan hubungan antara kebiasaan tidur dan risiko penyakit.

PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG

1 . Obesitas

Kurang tidur dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan. Penelitian menunjukkan bahwa orang yang kurang tidur kurang lebih 6 jam per malam memiliki Indeks Massa Tubuh (IMT) lebih tinggi, dan orang yang tidur 8 jam per malam memiliki IMT paling rendah.

IMT merupakan alat ukur seseorang dikatakan mempunyai tubuh kurus atau gemuk berdasarkan tinggi badan yang dimikinya. Semakin gemuk tubuhnya, semakin tinggi pula IMT yang dimilikinya. Kurang tidur berhubungan dengan meningkatkan rasa lapar dan nafsu makan, sehingga menyebabkan kenaikan berat badan dan obesitas.

Saat tidur , tubuh memproduksi hormon yang membantu mengontrol nafsu makan, metabolism energy, d an pengolahan glokosa. Tidur jyang kurang membuat kerja hormone tersebut dan hormone lainnya terganggu.

Kurang tidur berhubungan dengan hormone yang mengetur hormone nafsu makan, yaitu kadar leptin rendah (hormone yang merangsang sinyal kenyang ke otak) dan kadar glerinlebih tinggi (hormone yang merangsang sinyal lapar ke otak). Sehingga, kurang tidur membuat tubuh merasa lapar, bahkan kita sudah makan.

Kurang tidur juga dapat meningkatkan produksi hormon stress dan juga berhubungan dengan meningkatnya produksi insulin. Insulin adalah hormone yang mengatur glukos dan menyimpan lemak. Kadar insulin yang tinggi berhubungan dengan kenaikan berat badan, factor risiko terjadinya obesitas.

PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG

2 . Diabetes mellitus tipe 2

Kurang tidur terkait risiko penyakit diabetes mellitus tipe 2. Penielitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko penyakit ini karena mempngaruhi kerja glukosa dalam tubuh penelitian yang dilakukan pengurangan waktu tidur pada orang sehat dari 8 jam menjadi 4 jam per malam menunjukkan bahwa tubuh mereka mengolah glukosa lebih lama dari pada jika mereka tidur selama 12 jam. Selama tidur, tubuh tetap mengolah glukosa untuk menjaga kadar gula darah.

3 . Penyakit jantung dan hipertensi

Kurang tidur dapat berkontribusi pada kenaikan ptekanan darah. Penelitian menunjukkan, satu malam saja orang mempunyai hipertensi (tekanan darah tinggi) kurang tidur, dapat menyebabkan tekanan darah mereka naik pada hari-hari berikutnya.

Dampak ini dapat berkembang menjadi penyakit jantung dan stroke. Orang yangsudah mempunyai hipertensi sebaiknya tidur malam dalam waktu cukup agar tidak memperparah penyakitnya. Penelitian lain menunjukkan bahwa tidur terlalu sedikit (kurang dari 5 jam) dan tidur banyak (lebih dari 9 jam) dapat meningkatkan risiko penyakit jantung coroner pada wanita.

PENYAKIT YANG DI SEBABKAN KARENA SERING BERGADANG

4 . Gangguan mood

Sehari saja kita kurang tidur malam dapat menyebabkan mudah tersinggung dan murung pada keesokan harinya. Masalah tidur jangka panjang, seperti insomnia`dihubungkan dngan depresi, kecemasan, dan tekanan mental.

Penelitian yang di lakukan pada 10.000 orang menunjukkan bahwa orang dengan insomnia lima kali lebih mungkin untuk menjadi depresi dari pada mereka yang tidak. Penelitian lain melaporkan bahwa orang yang tidur 4,5 jam permalam menunjukkan perasaan yang lebih stress, sedih, marah, dan kelelahan mental.

Orang yang tidur 4 jam permalam juga menunjukkan penurunan pada optimism dam kemampuan sosialisasi. Juga dilaporkan bahwa semua akibat dari kurang tidur ini dapat di atasi ketika orang tersebut kembali ke durasi tidur yang normal.

BACA JUGA : TRIK YANG BISA DI GUNAKAN SAAT INGIN TIDUR DI DALAM PESAWAT

5 . Fungsi kekebalan tubuh menurun

Saat sakit, biasanya kita disarankan untuk tidur lebih banyak. Orang sakit yang tidur banyak lebih mampu untuk melawan infeksi dari pada mereka yang tidurnya kurang saat sakit. Tubuhmemproduksi lebih banyak sel imun untuk membantu melawan infeksi saat sakit.

Tubuh memproduksi lebih banyak sel imun untuk membantu melawan saat sakit. Kerja tubuh yang keras ini menyebabkan tubuh kelelahan sehingga tidur diperlukan untuk tubuh memproduksi energy kembali. Selain itu, kadang tidur juga membuat tubuh rentan terhadap penyakit. Tubuh dan sistemnya memerlukan waktu istirahat untuk mengisi energy kembali setelah lelah melakukan banyak aktivitas seharian. Tetapi, jika kita tidak memberikan waktu yang cukup bagi tubuh untuk istirahat, maka tubuh dapat menjadi lemah dan rentan terhadap penyakit.

6 . Kesehatan kulit berkurang

Kurang tidur dapat menyebabkan kulit kurang kencang, menimbulkan garis halus dan lingkaran hitam di bawah pada banyak orang. Hal ini terjadi karena kurang tidur membuat tubuh memproduksi hormone kortisol dalam jumlah berlebih dan menyebabkan tubuh memecah kolagen pada kulit sehingga kandungan kolagen pada kulit berkurang.. hal ini tiddak baik bagi kesehtan kulit. Kolagen adalah protein yang membuat kulit halus dan elastis.

Check Also

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak …