Saturday , November 17 2018
Home > News > PERAHU FERI ILEGAL TENGGELAM DI DANAU TOBA
PERAHU FERI ILEGAL TENGGELAM DI DANAU TOBA
PERAHU FERI ILEGAL TENGGELAM DI DANAU TOBA

PERAHU FERI ILEGAL TENGGELAM DI DANAU TOBA

Beberapa ratus personel penyelamat sedang mencari korban hari Selasa setelah sebuah perahu tenggelam di Indonesia dengan sekitar 80 orang di dalamnya, kata badan penanggulangan bencana nasional.

Kapal kayu itu sedang berlayar di Danau Toba, tujuan wisata populer di pulau Sumatra, ketika kapal itu terbalik Senin sore.

Setidaknya satu orang ditemukan tewas dan 18 lainnya diselamatkan, kata pihak berwenang.

Namun pejabat setempat mengatakan lusinan orang kemungkinan masih belum ditemukan hampir satu hari setelah tenggelam.

“Ada 65 orang yang mengatakan bahwa keluarga mereka hilang. Jadi sekarang kami sedang mencari mereka,” kata Riadil Lubis, kepala badan bencana Sumatra Utara, kepada AFP.

Pihak berwenang mengatakan mereka yakin feri yang tenggelam di Danau Toba beroperasi secara ilegal tanpa tiket manifes atau penumpang.

Tidak jelas apakah ada orang asing di kapal.

Rekaman TV dari Senin menunjukkan sekelompok penumpang terombang-ambing di air berombak ketika perahu penyelamat mendekat.

Kerabat yang berduka menunggu kabar, termasuk seorang korban yang kehilangan anaknya dalam kebingungan.

“Terjadi begitu cepat,” kata Juwita, yang seperti kebanyakan orang Indonesia dengan satu nama, kepada TVOne.

“Aku ingin merebut anakku tapi aku tidak bisa. Ada tiga orang bertumpuk di atasnya.”

Pencarian itu dihentikan Senin malam karena cuaca buruk dan jarak pandang yang rendah, tetapi dilanjutkan Selasa pagi dengan sekitar 350 personel yang terlibat dalam upaya penyelamatan.

Mayoritas Muslim Indonesia telah merayakan festival Islam Idul Fitri sejak Jumat dan jutaan pergi berlibur selama perayaan, dengan Danau Toba sebagai tujuan wisata utama.

Danau mengisi kawah gunung berapi yang diyakini telah meletus puluhan ribu tahun yang lalu.

Kecelakaan maritim umum terjadi di Indonesia, sebuah negara kepulauan 17.000 kepulauan di mana banyak bergantung pada feri dan kapal lain untuk berkeliling, meskipun standar keamanan longgar.

Pekan lalu, sebuah perahu kayu tradisional dengan sekitar 40 orang terbalik di pulau Sulawesi, menewaskan lebih dari selusin orang.

Pada 2015, sebuah feri tenggelam di dekat pulau Sulawesi dan menyebabkan 78 orang tewas.

Check Also

SRI MULYANI MEMUJI PERLAWANAN INDUSTRI PERBANKAN TERHADAP KRISIS

SRI MULYANI MEMUJI PERLAWANAN INDUSTRI PERBANKAN TERHADAP KRISIS

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memuji kemampuan industri perbankan untuk menghadapi situasi kritis. Pernyataannya disampaikan …