Sunday , December 17 2017
Home > News > PERAMPOKAN SIANG BOLONG DI DAAN MOGOT APAKAH ADA SINDIKAT TERORISME?
PERAMPOKAN SIANG BOLONG DI DAAN MOGOT APAKAH ADA SINDIKAT TERORISME?
PERAMPOKAN SIANG BOLONG DI DAAN MOGOT APAKAH ADA SINDIKAT TERORISME?

PERAMPOKAN SIANG BOLONG DI DAAN MOGOT APAKAH ADA SINDIKAT TERORISME?

SaranaNKRI PERAMPOKAN SIANG BOLONG DI DAAN MOGOT APAKAH ADA SINDIKAT TERORISME? Terkait kasus perampokan di SPBU Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat yang menewaskan satu korban jiwa. Diduga pelaku penembakan berjumlah empat orang dan membawa uang sejumlah Rp 300 juta, korban bernama Davidson Tantono (30).

Hingga kini polisi masih memburu para pelaku. Tapi, apakah kasus ini terkait dengan kegiatan untuk mendanai aksi terosrisme? Untuk masalah tersebut Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto mengaku masih belum bisa menyimpulkan apakah aksi perampokan tersebut ada kaitannya dengan kegiatan terorisme.

Baca Juga :  DAVIDSON TANOTO KORBAN PERAMPOKAN MAUT DI CENGKARENG

“Penyeledikikan belum sampai kesitu, untuk kaitannya dengan teroris kami belum bisa menemukan benang merahnya,” ucap Rikwanto di Djakarta Theater, Jakarta, Sabtu (10/6/2017).

Rikwanto senidir mengaku sampai saat ini malsih fokus untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku. Akan tetapi ia juga menyimpulkan bahwa kejahatan tersebut dilakukan oleh pelaku kejahatan jalanan.

“Kami masih mencari kelompok dari pelaku kejahatan tersebut, dan biasanya jika dalam kejahatan ada kelompok tertentu biasanya dilakukan oleh spesialis curanmor, spesialis nasabah juga ada,” jelas Rikwanto.

PERAMPOKAN SIANG BOLONG DI DAAN MOGOT APAKAH ADA SINDIKAT TERORISME? Sebelumnya diketahui, perampokan sadis terjadi di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot, KM 12, Cengkareng, Jakarta Barat. Korban bernama Davidson Tantono (30) tewas di tempat setelah ditembak kawanan perampok tersebut. Kejadian berlangsung sekitar pukul 13.15 WIB.

Baca Juga :  CERITA DIBALIK KEPERGIAN JULIA PEREZ

Kronologi kejadian saat itu korban yang mengendarai mobil Toyota Inova bernomor polisi B 1136 GHY, telah mengambil uang dari bank tidak jauh dari sekitaran lokasi. Kemudian korban mampir ke sebuah SPBU dengan tujuan mengisi angin, dikesempatan tersebutlah pelaku yang menggunakan sepeda motor langsung mengambil tas yang berisi uang sekitar Rp 300 juta dari mobil korban. Korban sempat melakukan perlawanan dan terjadi aksi tarik menarik, disitulah pelaku meletuskan tembakan di bagian kepala korban, korban pun langsung meninggal ditempat.

“Didalam tas tersebut berisi uang sejumlah Rp 300 juta, untuk karyawannya. Atas kejadian tersebut sempat ada tarik menarik tas dan kemudian pelaku menembak korban hingga tewas,” jelasnya lagi.

Check Also

KHOLI TEGA MUTILASI ISTRI KARENA TERUS-MENERUS MINTA DIBELIIN MOBIL

KHOLI TEGA MUTILASI ISTRI KARENA TERUS-MENERUS MINTA DIBELIIN MOBIL

SaranaNKRI KHOLI TEGA MUTILASI ISTRI KARENA TERUS-MENERUS MINTA DIBELIIN MOBIL  Beberapa watktu lalu, warga Karawang, …