Monday , October 22 2018
Home > Sport > Perenang Indonesia Memenangkan 3 Medali Di Asian Games
Perenang Indonesia Memenangkan 3 Medali Di Asian Games

Perenang Indonesia Memenangkan 3 Medali Di Asian Games

Perenang Asian Para Games Indonesia memenangkan tiga medali – emas, perak dan perunggu – di Gelora Bung Karno Aquatic Stadium pada hari Senin berkat pertunjukan kuat dari Syuci Indriani, Aris dan Jendi Pangabean.

Medali pertama hari itu dimenangkan oleh Aris, yang mengambil perak dalam gaya dada 100-meter putra SB-7 dengan waktu 1: 34,52, hanya beberapa detik lebih lambat dari Chia Huang Xianquan China, yang selesai pada 1: 21,21.  Aris, yang bukan favorit untuk memenangkan medali, mengatakan dia bersyukur atas prestasinya tetapi menginginkan waktu yang lebih baik.

“Saya tidak puas dengan hasil ini, tetapi karena saya tidak diharapkan oleh pelatih saya [untuk memenangkan medali], saya bersyukur bahwa saya bisa membawa pulang medali perak. Mudah-mudahan lain kali saya bisa membawa pulang emas , “Aris, yang lahir dan dibesarkan di Jepara, Jawa Tengah, mengatakan kepada media setelah acara pada hari Senin.

Perenang berusia 31 tahun ini memulai perjalanannya sebagai perenang di tahun 2015 ketika teman-temannya memperkenalkannya ke olahraga. Sejak itu ia telah berkompetisi di banyak kompetisi internasional dan memenangkan dua medali emas di 2017 ASEAN Para Games di Malaysia.

“Memenangkan perak di Para Games sangat penting bagi saya karena, untuk acara ini, saya meninggalkan keluarga saya selama 10 bulan untuk bergabung dengan regu dan berlatih di Solo,” katanya.  Jendi Pangabean memenangkan medali akuatik kedua Indonesia hari ini,

Dalam perlombaan yang sangat kompetitif, perenang ace mencatat jam 1: 01.31, kira-kira dua detik di belakang perenang Jepang Yama Takuro dan Kubo Daiki dengan waktu masing-masing 00: 58.40 dan 1: 00.90.

“Ini bukan kategori yang saya targetkan jadi Alhamdulillah [Pujian kepada Tuhan], saya masih memiliki kesempatan untuk memenangkan perunggu,” kata Jendi kepada media setelah menyelesaikan perlombaan.

Jendi mengatakan dia dan atlet lainnya telah berlatih sejak Januari, jadi mereka lebih dari siap.  “Saya harap saya bisa lebih baik dalam pertandingan berikutnya lusa,” katanya.

Senin menandai hari pertama kompetisi Jendi di Asian Games 2018. Dia akan berkompetisi dalam enam kategori secara total, empat di antaranya individu dan dua dari mereka estafet.  Syuci Indriani menutup malam dengan emas di dada 200 m putri.

“Dari sudut pandang mental dan teknik, dia semua siap untuk kompetisi ini,” asisten pelatih Tim Indonesia Dinda Ayu Sekartaji mengatakan kepada media setelah balapan.  Asisten pelatih lain, Kautsar Bhima, mengatakan perempuan 200 m adalah fokus utama Syuci, jadi dia siap secara mental untuk memenangkan emas.

“Alhamdulillah, saya benar-benar bersyukur bahwa Tuhan telah memberkati saya dengan prestasi terbaik yang dapat saya berikan kepada Indonesia,” kata atlet kelahiran Riau berusia 17 tahun itu kepada media setelah pertandingan.

“Saya berharap, dengan uang bonus, saya dapat mengirim orang tua saya untuk pergi umrah [haji kecil],” katanya.

Check Also

PBB Mengizinkan Palestina Bertindak Seperti Anggota Penuh

PBB Mengizinkan Palestina Bertindak Seperti Anggota Penuh

Sidang Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa yang beranggotakan 193 orang pada hari Selasa memungkinkan Palestina untuk bertindak …