Tuesday , December 12 2017
Home > News > PERSIDANGAN DI PN MEMBUAT BUNI YANI TERANCAM VONIS 6 TAHUN
PERSIDANGAN DI PN MEMBUAT BUNI YANI TERANCAM VONIS 6 TAHUN
PERSIDANGAN DI PN MEMBUAT BUNI YANI TERANCAM VONIS 6 TAHUN

PERSIDANGAN DI PN MEMBUAT BUNI YANI TERANCAM VONIS 6 TAHUN

SARANANKRI Persidangan di PN membuat Buni Yani terancam vonis 6 tahun, sebelumnya satu bulan lalu setelah Gubernur nonaktif DKI Jakarta yakni Basuki Tjahaja Purnama (ahok), telah dikabarkan divonis dua tahun oleh pihak Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Pengadilan Negeri Bandung dan pada akhirnya dilanjutkan dengan kasus Buni Yani.

Dalam persidangan Buni Yani sebelumnya dikaitkan dengan kasus Ahok, dan dimana tersangka Ahok diseret ke meja hijau setelah Buni Yani melaporkan Vidio ketika Ahok berkunjung di Pulau Seribu.

Persidangan di PN membuat Buni Yani terancam vonis 6 tahun. Dan dalam vidio yang telah diunggah itu, Ahok mengucapkan ayat 51 surat Al-Maidah yang kemudian dilaporkan oleh Buni Yani, dan sementara itu Buni Yani juga telah menjadi pesakitan dalam ruang sidang terkait aksinya yang menuliskan kalimat yang sangat tidak layak.

BACA JUGA :ANGGOTA DPRD MEMAKAI SABU-SABU

Hingga kini, berdasarkan keterangan yang sudah diterima dari Buni Yani. Polisi tidak mempermasalahkan unggahan vidio tersebut, namun yang menjeratnya sekarang yakni Caption yang digunakan pada saat mengungah vidio Ahok di Pulau seribu sebelumnya.

BACA JUGA :NOVEL BASWEDAN UNGKAP

Buni Yani menggugah vidio tersebut di media sosial Facebook dengan Caption yang melanggar Pasal 28 ayat 2, juncto Pasal 45 ayat 2 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Diketahui bahwa sebelum BUni Yani menjadi pesakitan, dirinya sempat menggugat praperadilan, namun di tolak oleh pihak Pengadilan Negeri (PN), Jakarta Selatan.

Persidangan sebelumnya yang dilakukan oleh Buni Yani pada 12 Juni lalu di Kota Bandung, yang telah dipilih untuk lokasi persidangan dengan terdakwa Buni Yani, dan ini untuk kelancaran proses hukum,”Kata Kepala Kejaksaan dari Negeri Depok Sufari.

Dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Bandung sebelumnya, Jaksa Andi M Topik telah mendakwa Buni Yani sebagai tersangka yang telah melanggar Pasal 28 ayat2 atau Pasal 32 ayat 1, juncto Pasal 45 ayat 1 UU Informasi dan juga Transaksi Elektronik (ITE).

Berdasarkan Undang-Undang nomor 11 Tahun 2008 dituliskan bahwa jeratan untuk Pasal 25 ayat 1 dan 2 yakni “setiap orang yang sengaja dan tanpa adanya hak mendistribusikan atau mentransmisikan dalam membuat aksesnya Informasi Elektronik/Dokumen Elektronik sebagaimana telah termasuk di Pasal 27 ayat (2) dengan pidana penjara paling lama 6 tahun. atau denda sebanyak Rp 1 milliar.

Check Also

MENJELANG SIDANG KORUPSI E-KTP, SETNOV DITINGGAL OLEH DUA PENGACARANYA

MENJELANG SIDANG KORUPSI E-KTP, SETNOV DITINGGAL OLEH DUA PENGACARANYA

SARANANKRI Menjelang sidang korupsi E-KTP, Setnov ditinggal oleh dua pengacaranya. Pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi …