News

POLISI DAN BNN BERHASIL MENGAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA DARI MALAYSIA

POLISI DAN BNN BERHASIL MENGAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA DARI MALAYSIAPOLISI DAN BNN BERHASIL MENGAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA DARI MALAYSIA

POLISI DAN BNN BERHASIL MENGAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA DARI MALAYSIA – Dua tersangka pengedar narkoba, diidentifikasi sebagai Aziz, berusia 41 tahun, dan Jamaluddin, berusia 46 tahun, ditembak ketika dilaporkan berusaha menahan penangkapan di Samarinda Seberang, Kalimantan Timur, pada hari Senin malam. Polisi mencurigai mereka mencoba menyelundupkan narkoba dari Malaysia dan menyita 341 gram kristal metamfetamin selama penangkapan.

Keduanya menyerang petugas dengan palu dan kami dipaksa untuk mengambil tindakan tegas, direktur narkotika Polda Kalimantan Timur Sr. Comr. Akhmad Shaury mengatakan di markas polisi di Balikpapan pada hari Selasa, 9 Juli 2019.

Aziz dan Jamaluddin bersama dengan Muhammad Talib, yang berusia 60 tahun, telah menjadi subyek investigasi polisi untuk beberapa waktu sebelum operasi penangkapan.

Meth kristal berasal dari Tawau di Sabah, Malaysia. Itu dibawa ke Nunukan, Kalimantan Utara, dan kemudian diangkut melalui darat ke Berau dan Samarinda. Hanya butuh sekitar 45 menit untuk sampai ke Nunukan dari Tawau dengan speedboat.

Baca Juga : SEORANG PRIA DITAWAN KARENA GAGAL MUNCUL UNTUK PEKERJAAN

POLISI DAN BNN BERHASIL MENGAGALKAN UPAYA PENYELUNDUPAN NARKOBA DARI MALAYSIA – Akhmad mengatakan seorang kurir menerima antara Rp5 juta dan Rp7 juta per pengiriman.

Kami dijanjikan Rp5 juta, tetapi kami tidak mendapat apa-apa, kata Jamaluddin kepada polisi.

Sementara itu di Medan, Sumatera Utara, Badan Narkotika Nasional (BNN) menangkap dua orang Malaysia, yang diidentifikasi hanya sebagai YBL, berusia 55 tahun dan OCP, berusia 56 tahun, dan dari Kuala Kurau Perak, karena berusaha menyelundupkan 6 kilogram met kristal ke Indonesia melalui laut.

Kepala kantor BNN Sumatera Utara Brigjen. Jenderal Atrial mengatakan para tersangka ditangkap saat membawa shabu di atas kapal cepat di perairan Gosong Siguna-guna di Kabupaten Serdang Bedagai, pada tanggal 1 Juli 2019.

Mereka berencana untuk menyelundupkan narkoba dari Malaysia ke Sumatera Utara melalui laut, kata Atrial pada hari Selasa, menambahkan bahwa operasi penyelundupan didalangi oleh seorang warga Malaysia yang diidentifikasi hanya sebagai P.

Kami sekarang fokus pada tersangka P ini, yang diyakini sebagai pemilik obat-obatan terlarang, katanya.

Leave a Reply