Thursday , November 22 2018
Home > News > POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL
POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL
POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL

POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL

POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL – Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, menahan tiga tersangka korupsi pipa transmisi Indragiri Hilir, Jumat (19/10). Sedangkan satu tersangka lainnya di tahan karena mangkir dari panggilan.

“Tiga tersangka korupsi pipa transmisi ditahan, satu lagi mangkir dipanggil tidak datang,”ujar Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Riau kombes Gidion Arif Setiawan. Gidion menyebutkan, penahanan di lakukan agar pelaku tidak melakukan pelarian diri dan tidak menghilangkan barang bukti. Serta akanmempermudah proses hokum dalam kasus yang merugikan Negara Rp 1 miliar tersebut.

POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL

“Kita melakukan penahanan untuk penahanan yang bersangkutan sampai proses tahap II atau pelimpahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan,”kata Gidion. Ketiganya menjalani pemeriksaan kesehatan terlebih dahulu di RS Bhayangkara Polda Riau. Sedangkan satu tersangka lainnya, tidak datang alias mangkir dari panggilan. Dia diketahui berinisial HA.

Gidion mengatakan, HA akan di jemput paksa oleh penyelidik Ditreskrimsus jika tidak datang untuk menyerahkan diri dan di periksa sebagai tersangka. Iya, di jemput paksa,”kata Gidion. Sementara untuk bupati Bengkalis di periksa sebagai saksi. Dia datang memenuhi panggilan penyelidik, karena keterangannya di butuhkan,”ujar Kabid Humas Polda Riau kombes Sunarto, Kamis kemarin.

POLISI MENANGKAP PELAKU KORUPSI PIPA TRANSMISI INHIL

Sunarto menyebutkan, Mukammad di periksa di gedung Ditreskrimsus Polda Riau sejak pagi hingga siang hari. Status Muhammad masih sebagai skasi, karena dalam kasus ini ketika itu ia menjabat sebagai Kepala bidang Cipta Karya di Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Riau.

“Keterangan Muhammad sebagai Kabid di Dinas PU Riau saat kasus ini terjadi,” kata Sunarto. Awal September 2018 lalu, Muhammad juga telah diperiksa polisi. Nama Muhammad terus dikaitkan dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi pipa transmisi PDAM di Kabupaten Indragiri Hilir karena jabatannya sebagai Kepala Bidang.

Polda Riau terkesan kurang terbuka dalam penanganan kasus korupsi itu. Perkembangan kasus itu diketahui dari beberapa Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik ke Kejaksaan Tinggi Riau.

BACA JUGA : PERUSAHAAN BESAR YANG BANGKERUT MENDADAK DI INDONESIA

Terakhir, Kejati Riau menerima SPDP pada bulan Agustus lalu. Dan penetapan tersangka juga baru diketahui awak media dari pihak Kejaksaan. Polda Riau tak mengumumkan penetapan tersebut.

Kendati telah berulang kali mengirim SPDP, Polda Riau juga tak kunjung menyebut pihak yang terlibat atau tersangka dalam penanganan kasus tersebut. Polda Riau telah menetapkan empat tersangka dalam perkara itu. Di antaranya adalah pihak kontraktor inisial HA dan konsultan pengawas berinisial SY.

Selain itu, dua orang lagi yang sudah ditetapkan sebagai pesakitan di Pengadilan Negeri Pekanbaru. Mereka berdua yakni Sabar Stevanus P Simalonga selaku Direktur PT Panatori Raja yang merupakan pihak rekanan, dan Edi Mufti BE selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Check Also

PERAMPOK SPESIALIS SOPIR TRUK TEWAS DI DOR POLISI

PERAMPOK SPESIALIS SOPIR TRUK TEWAS DI DOR POLISI

PERAMPOK SPESIALIS SOPIR TRUK TEWAS DI DOR POLISI – Terlibat baku tembak, Dosi Frengki tewas …