Uncategorized

Polisi: Simpatisan PDIP – Bentrokan FPI Dipicu Provokasi

Polisi: Simpatisan PDIP - Bentrokan FPI Dipicu ProvokasiPolisi: Simpatisan PDIP - Bentrokan FPI Dipicu Provokasi

Bentrokan terjadi antara simpatisan Partai PDIP dan massa di dekat Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta di Jalan Yogya-Wates, Minggu, 7 April. Ini diduga dipicu oleh provokasi antara keduanya.

Kepala Kepolisian Daerah Yogyakarta Insp. Jenderal Ahmad Dofiri mengatakan bahwa konflik terjadi di depan markas FPI Yogyakarta-Jawa Tengah di Padukuhan Ngaran, Kabupaten Gamping, Sleman ketika simpatisan partai melewati markas FPI dalam perjalanan mereka ke acara kampanye Jokowi – Ma’ruf di Wates Square, Kulonprogo.

“Ketika simpatisan PDIP lewat di sini [markas FPI], mereka berhenti, provokasi dimulai dan kemudian mereka saling melempar batu,” kata Dofiri sambil memeriksa lokasi konflik.

Polisi: Simpatisan PDIP – Bentrokan FPI Dipicu Provokasi

Menurut Dofiri, kepolisian Yogyakarta telah mengerahkan personel di daerah-daerah rawan konflik di wilayah tersebut selama acara kampanye menjelang pemilihan presiden 2019.

Dofiri menjelaskan bahwa kedua kubu tersebut menimbulkan konflik karena provokasi langsung, dan tidak ada korban yang dilaporkan, kecuali satu mobil jip milik FPI.

BACA JUGA : Ma’ruf tentang Klaim Kampanye Terbesar Prabowo: Kita Akan Melihat Itu

Polisi, Dofiri menegaskan, berusaha untuk mencegah konflik antara pendukung Jokowi – Ma’ruf Amin dan Prabowo – Sandiaga menjelang pemilihan pada 17 April. Namun, bentrokan itu tidak terhindarkan karena sejumlah besar orang.

Hingga Minggu malam, Polda Yogyakarta belum menerima pernyataan resmi dari FPI terkait kerusakan mobil. “Belum ada laporan. Kami akan menindaklanjutinya setiap kali laporan itu dikeluarkan, ”kata juru bicara Polda Yogyakarta Adj. Sr. Comr. Yuliyanto.

Polisi Yogyakarta selanjutnya menyerukan semua elemen untuk menahan diri dari provokasi dan saling menghormati

Leave a Reply