Uncategorized

Politisi PPP Habil Marati Ditangkap karena Keterlibatan Kerusuhan 22 Mei

Politisi PPP Habil Marati Ditangkap karena Keterlibatan Kerusuhan 22 MeiPolitisi PPP Habil Marati Ditangkap karena Keterlibatan Kerusuhan 22 Mei

Polisi Metro Jakarta telah menangkap dan menahan politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Habil Marati, karena diduga terlibat dalam upaya pembunuhan sejumlah tokoh nasional dan kerusuhan 22 Mei. Dia disebut tersangka bersama dengan pensiunan jenderal militer Kivlan Zein.

“Dia telah ditangkap minggu lalu,” kata juru bicara Kepolisian Nasional Brigjen. Jenderal Dedi Prasetyo melalui pesan singkat, Rabu, 12 Juni.

Melalui pernyataan yang disampaikan di Kantor Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan, Selasa, 11 Mei, juru bicara Kepolisian Nasional Ir. Jenderal Muhammad Iqbal mengatakan polisi sedang menyelidiki dalang di balik pembelian senjata api ilegal dan upaya pembunuhan terhadap tokoh-tokoh nasional.

BACA JUGA: Jokowi, Ma’ruf Amin Berikan Kekuatan Khusus kepada 33 Advokat

Sampai saat ini, berdasarkan kesaksian para tersangka yang diperoleh oleh polisi, mereka menyebutkan Kivlan Zein dan Habil.

Dugaan keterlibatan Habil terungkap dalam laporan Majalah mengenai aktor di balik kerusuhan di Jakarta pada 22 Mei. Dalam majalah edisi 10 Juni, Habil dilaporkan memberikan Rp60 juta kepada Kurniawan alias Iwan.

Iwan termasuk di antara empat tersangka yang menggunakan senjata api ilegal selama kerusuhan itu. Ia dulunya adalah bekas pembantu Kivlan Zein dan meninggalkan pos militernya pada tahun 2005. Iwan bersaksi bahwa ia diperintahkan untuk membunuh beberapa tokoh.

Pengacara Habil Marati, Sugito Atmo Prawiro, mengatakan dana itu adalah kontribusi kliennya untuk membiayai acara diskusi mengenai Pancasila dan anti-komunisme. “Tidak ada relevansi antara aktivitas Pak Habil dan upaya pembunuhan beberapa tokoh,” kata Sugito, menambahkan bahwa Habil Marati menyangkal dia dipanggil sebagai donor pembelian senjata api.
 

Leave a Reply