Thursday , December 13 2018
Home > Ekonomi > PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU, TUHANMU BODOH
PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU
PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU

PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU, TUHANMU BODOH

PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU, TUHANMU BODOH  – Rofrigo Duterte selaku Presiden Filipina lagi – lagi kembali melontarkan kritikan terkait dengan Tuhan pada saat menyindir berbagai skandal yang ada di internal Gereja Katolik. Di mana dirinya menilai bahwa pihak Geraja Katolik menutup mata terkait dengan berbagai skandal pelecehan seksual oleh para imamnya.

“Mereka semua terus membuat wajah kebenaran ini ketika mereka tahu bahwa bagaimanapun mereka juga sekelompok kotoran,” katanya.

“Meminta mobil dari pemerintah, membebaskannya, ketika mereka tahu betul bahwa ada pemisahan Gereja dan Negara, bahwa tidak ada uang dari pemerintah harus dibelanjakan untuk kepentingan agama,” kritik Duterte.

PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU

Duterte pun juga menyinggung permasalahan keyakinan terkait dengan Tuhan, di mana dirinya menyatakan bahwa dia memiliki Tuhan yang berbeda dengan Tuhan yang di miliki oleh orang lain.

“Jika Anda menikah, Anda bayar. Dimakamkan, Anda membayar. Baptis, Anda bayar. Itu sebabnya saya berkata bahwa Tuhanmu bukanlah Tuhanku. Tuhanmu bodoh. Tuhanku memiliki banyak akal sehat,” ujarnya, seperti dikutip oleh Media, Sabtu (22/9/2018).

PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU, TUHANMU BODOH 

Komentar Rofrigo Duterte selaku Presiden filipina tersebut pun di sampaikan pada pidato di forum Asosiasi Gastroenterologi Asia Pasifik yang berlokasi di Kota Lapu – Lapu, Cebu, pada hari Jumat. Di mana pada awal pidatonya dirinya mengecam Mahkamah Pidana Internasional ( ICC ) serta Uni Eropa ( UE ).

“Anda semua brengsek. Mereka ingin mengirim saya ke penjara dan mengadili saya karena genosida. Mereka adalah sekelompok penjahat. Tunjukkan bagaimana mereka meninggal, ketika mereka meninggal, di mana? Tidak ada,” kata Duterte, mengacu pada tuduhan melakukan genosida terkait kebijakan perang melawan narkoba di Filipina.

“Mereka hanya akan mengatakan, era Duterte, 4.000 tewas. Saya membunuh 4.000? Saya bahkan tidak akan punya waktu untuk duduk. Itu akan membuat saya sibuk selama 24 jam,” katanya.

PRESIDEN FILIPINA BILANG TUHANMU BUKAN TUHANKU

Rodrigo Duterte pun menlontarkan pernyataan itu seusai Penasehat Keamanan Nasional Gedung Putih John Bolton menyerang ICC yang berbasi di Den Haag. Di mana dirinya menuduh bahwa ICC telah menerapkan nilai – nilai Barat di Filipina/

“Apa masalah Anda? Siapa Anda menjalankannya negara saya? Itu masalah dengan Uni Eropa. Mereka masuk ke dalam pemerintahan internasional. Mereka membuat ICC, komunitas Eropa, dan mereka mencoba memaksakan nilai-nilai mereka dan cara mereka berpikir bagaimana kejahatan dikategorikan. Itu adalah kolonialisme baru,” ujarnya.

Sebelum ICC bercampur tangan terkait dengan kebijakan di dalam perang menghadapi narkoba di Filipina, dugaan pembunuhan massal di Kota Davao pada masa lalu yang melibatkan peran dari Rodrigo Duterte juga kembali menjadi persoalan hingga saat ini. Di mana pembunuhan massal yang di lakukan oleh ” Skuqd maur ” tersebut terjadi ketika Duterte telah memerintah Davao sebagai seorang wali kota selama dua periode lamanya.

Check Also

INI JAWABAN POLISI TENTANG KAPTEN TNI DAN POLSEK CIRACAS DIBAKAR

INI JAWABAN POLISI TENTANG KAPTEN TNI DAN POLSEK CIRACAS DIBAKAR

INI JAWABAN POLISI TENTANG KAPTEN TNI DAN POLSEK CIRACAS DIBAKAR – Pihak kepolisian hingga kini …