Thursday , January 18 2018
Home > News > PROMOSI YANG DIDAPATKAN HAKIM USAI MEMVONIS AHOK

PROMOSI YANG DIDAPATKAN HAKIM USAI MEMVONIS AHOK

SARANANKRI – Tiga Hakim yang memvonis Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) selama 2 tahun penjara dengan kasus penodaan agama dikabarkan akan mendapatkan Promosi Jabatan. Ketiga Hakim yang mendapatkan Promosi Jabatan yaitu : Majelis Hakim Dwiarso Budi Santiarto dan kedua Hakim Anggota yaitu Abdul Rosyad dan Jupriyadi.

Kepala Biro Humas Mahkamah Agung Ridwan Mansyur membantah adanya Promosi yang diberikan untuk Majelis Hakim yang sudah vonis hukuman 2 tahun penjara kepada Ahok. “Promosi tersebut tidak ada hubungannya denga Pak Ahok. Promosi biasa ini sudah di bahas sebelum kasus Ahok ada,” ujar Ridwan , Kamis 11 Mei 2017.

Ketua Majelis Hakim Dwiarso akan di promosikan menjadi Hakim tertinggi di Pengadilan Denpasar , Bali. Abdul Rosyad akan menjabat sebagai Hakim tertinggi di Pengadilan Negeri Palu sedangkan Jupriyadi yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Utara akan mendapatkan promosi menjadi Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung.

Ridwan menyatakan sebelum mendapatkan promosi jabatan tersebut para Hakim harus melewati 4 tahap dalam menyusun nama nama Hakim tersebut. Hal tersebut tertuang dalam keputusan MA Nomor 48/KMA/SK/II/2017.

BACA JUGAAHOK MENGAJUKAN NAIK BANDING TERHADAP VONIS YANG DIBERIKAN

Ridwan juga menyatakan bahwa 4 tahap tersebut dimulai dari pembukuan Data Base SDM sampai ditandatangani oleh Pimpinan.Rapat tersebut dimulai dari Pra-TPM (Tim Promosi Mutasi) hingga rapat terakhir yang di pimpin oleh Ketua MA.

“Waktunya kurang lebih 3 – 5 bulan , tergantung dengan jumlah dan anggaran biaya mutasi yang tersedia serta kebutuhan Hakim di pengadilan,”jelas Ridwan.

Dari halaman resmi Mahkamah Agung , ada 388 Hakim di seluruh Indonesia yang dialih tugaskan dalam periode tersebut. Dari Pengadilan Negeri Jakarta Utara , sudah ada 9 Hakim yang akan di alih tugaskan. Mereka adalah Abdul Rosyad , Dahlan , F.X.Supriyadi , Dwiarso Budi , Hasoloan Sianturi , Jupriyadi , Kun Maryoso , Usaha Ginting dan yang terakhir Windarto.

Dikarenakan banyaknya Majelis Hakim yang akan di promosi untuk di alih tugaskan maka Mahkamah Agung membutuhkan waktu yang cukup panjang untuk menentukan posisi para Hakim yang akan di alih tugaskan. “Bisa tiga bulan dari mendata dan dengan beberapa kali rapat,” tutur Ridwan. Termasuk tiga hakim yang memvonis Ahok 2 tahun penjara dalam kasus penodaan agama.

Check Also

KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN

KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN

SARANANKRI – KEINGINAN GUS IPUL DALAM MENAHAN ANGKA KEMISKINAN HINGGA 9 PERSEN. Pertumbuhan perekonomian Jawa Timur di …