Monday , July 16 2018
Home > Ekonomi > PROSTITUSI BERKEDOK SALON DI BABEL TERCIUM POLISI CYBER
PROSTITUSI BERKEDOK SALON DI BABEL TERCIUM POLISI CYBER
PROSTITUSI BERKEDOK SALON DI BABEL TERCIUM POLISI CYBER

PROSTITUSI BERKEDOK SALON DI BABEL TERCIUM POLISI CYBER

PROSTITUSI BERKEDOK SALON DI BABEL TERCIUM POLISI CYBER – Kegiatan prostitusi pada tahun 2018 semakin marak terjadi dimana baru saja di laporkan bahwa di Bangka Belitung terdapat banyak salon yang hanya di jadikan kedok sebagai prostitusi yang berbasis online melalui media sosial, dan Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Bangka Belitung ternyata berhasil menguak kedok dari salon yang menjajakan wanita – wanita pelipur lara.

Tersangka diciduk pada saat tengah dalam aksinya melakukan transaksi pada sebuah hotel di Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung, pada tanggal 15 Januari 2018 menjelang maghrib. Pada saat menggrebek, polisi pun berhasil mengamankan 1 orang tersangka dan dua orang korban yang berinisial D dan P yang selanjutkan di tetapkan untuk menjadi saksi.

Tersangka di ketahui berinisial AN, berusia 35 tahun dengan domisili di Jalan Sudirman, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, tersangka pun hanya menundukan kepala nya sambil di giring oleh oplisi untuk menjalani proses pemeriksaan di Subdit Fismondev Ditreskrimsus Polda Bangka Belitung.

Kompol Whayudi Rahman selaku Kasubdit II Ditkrimsus Polda Bangka Belitung sendiri menyatakan bahwa terungkapnya kasus prostitusi berkedok salon tersebut bermula dari patroli siber. Dimana Tim Cyber Crime Polda Bangka Belitung sendiri mendapati adanya sebuah akun yang mencurigakan dan di duga menjadi akun yang menyediakan wanita – wanita pelipur lara.

“Kasus ini terungkap melalui patroli siber. Kita mendapatkan informasi tentang dugaan adanya prostitusi online yang beredar di media sosial (medsos). Pada saat bersamaan tim patroli kita mengendus adanya percakapan-percakapan yang mengarah kepada jenis transaksi seks melalui internet medsos,” ujarnya kepada awak media di sela konferensi pers di Mapolda Babel, Rabu (17/1/2018).

Wahyudi juga menyampaikan bahwa pengembangan kasus tersebut juga didasari dengan berita acara pemeriksaan yang di lakukan oleh tim terhadap tersangka. Polisi sendiri teryata sudah mengetahui bahwa sebenarnya kegiatan prostitusi online ini sudah berlangsung selama kurang lebih 2 tahun lamanya.

“Pelaku berkedok mempunyai salon lalu memasarkan wanita-wanita melalui media sosial yang mana di-upload sendiri melalui akun milik tersangka, kemudian ditawarkan melalui akun WhatsApp. Tarifnya bervariasi selama kita endus, mulai Rp800.000 hingga di atas Rp1.000.000,” terangnya.

Terkait dengan sudah berjalanya prostitusi tersebut selama dua tahun, hingga kini pun pihak kepolisian masih terus mengembangkan dan melakukan penyelidikan guna mencari kemungkinan adanya korban yang lain.

PROSTITUSI BERKEDOK SALON DI BABEL TERCIUM POLISI CYBER

Dimana pada saat penyergapan polisi berhasil menyita beberapa barang bukti dari korban yang ada di lokasi dimana barang bukti tersebut di antaranya adalah satu botol parfum, satu telepon genggam vivo x5, cairan penyegar mulut, serta kondom dan bedak.

Lain dari pada barang bukti yang berhasil di sita oleh kepolisian dari tangan korban, polisi juga menyita beberapa barang bukti dari tangan tersangka yang diantaranya adalah satu buah amplop putih yang berisikan uang tunai dengan pecahan 100.000 senilai 1.6 juta rupiah, sebuah hanphone Nokia 105 berwarna biru, serta satu buah Iphone 6s Plus.

LIHAT JUGA : PABRIK EKSTASI TANGERANG DI BONGKAR BNN 

Check Also

VIRAL RUMAH JUARA DUNIA ZOHRI BAKAL JADI MUSEUM INDONESIA

VIRAL RUMAH JUARA DUNIA ZOHRI BAKAL JADI MUSEUM INDONESIA

VIRAL RUMAH JUARA DUNIA ZOHRI BAKAL JADI MUSEUM INDONESIA – Moeldoko selaku KSP atau Kepala …