Thursday , December 14 2017
Home > Uncategorized > REKLAMASI PADA MASA JABATAN ANIES – SANDIAGA
REKLAMASI PADA MASA JABATAN ANIES - SANDIAGA
REKLAMASI PADA MASA JABATAN ANIES - SANDIAGA

REKLAMASI PADA MASA JABATAN ANIES – SANDIAGA

Setelah terpilihnya pasangan nomor urut tiga sebagi wajah baru bagi pemimpin ibukota DKI Jakarta. Janji janji yang di berikan dari pasangan calon ini semasa kampanye seakan menjadi kontrak mati yang harus dilaksanakan dan di jalankan. Sebagai penerus selanjutnya sebagai pelayan masyarakat ibukota DKI Jakarta akan banyak tugas yang menanti dirinya untuk menata kembali DKI Jakarta sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih.

Terwujudnya janji janji yang di katakan pada masa kampanyenya beberapa waktu lalu juga dilihat bagaimana pelaksaannya dan bagaimana pelaksanaan aturannya. Kita ketahui pada waktu kampenye beberapa waktu lalu kalau pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dengan keras menentang adanya reklamasi pada teluk Jakarta bagian timur itu. Dimana wewenang dan tanggung jawab pelaksanaan reklamasi ini berada pada tangan Gubernur DKI Jakarta yakni termaktub  pada pasal 4, Keppres Nomor 52 Tahun 1995 yang memuat tentang Reklamasi Pantai Utara Jakarta.

Menurut  Anies dirinya akan meninjau ulang kembali dan memastikan seluruh proyek yang terkait dengan proses reklamasi sudah pada jalurnya dan tidak ada menyalahi aturan. Dan nantinya akan adanya penjelasan mengenai dampak positif dan negative dari adanya reklamasi yang dilakukan oleh pemerintah, dimana kita ketahui reklamasi ini sudah pernah berlangsung sejak 1980.

Saat Anies di temui usai menghadiri pertemuan di Kantor KPUD DKI Jakarta usai dirinya terpilih sebagai Gubernur DKI Jakarta, dirinya mengatakan pada janji yang mereka ucapkan selama masa pilkada ialah mereka akan kembali membenahi kembali mengenai proyek proyek reklamasi yang sudah berjalan saat ini. Menanggapi pertanyaan dari wartawan Anies berujar tidak akan segamblang itu untuk menghentikan seluruh proyek yang sudah berjalan selama ini.

Kita ketahui bersama bahwa pembangunan pulau reklamasi ini membangun 17 pulau buatan yang diberi nama dari huruf A hingga Q. Saat ini Anies masih merahasiakan upaya realisasi upaya pemberhentian rencana proyek kawasan multifungsi seperti kawasan wisata, pemukiman, komersial, pelabuhan dan pergudangan. Pada kesempatan lainnya, Anies berkomitmen pada dirinya sendiri akan tetap tunduk pada pemerintan pusat dan tetap pada arahan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Check Also

KEPALA BNN UNGKAPKAN KEKECEWAAN DENGAN KEMENKES DAN BBPOM

KEPALA BNN UNGKAPKAN KEKECEWAAN DENGAN KEMENKES DAN BBPOM

Komisaris Jendral Budi Waseso, Kepaka BNN ( Badan Narkotika Nasional ) sangat menyayangkan ketidak pedulian …