Wednesday , December 13 2017
Home > News > RESPON DPR TERHADAP OKNUM BRIMOB YANG MELAKUKAN TINDAK KEKERASAN
RESPON DPR TERHADAP OKNUM BRIMOB YANG MELAKUKAN TINDAK KEKERASAN
RESPON DPR TERHADAP OKNUM BRIMOB YANG MELAKUKAN TINDAK KEKERASAN

RESPON DPR TERHADAP OKNUM BRIMOB YANG MELAKUKAN TINDAK KEKERASAN

SARANANKRI – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mengomentari penindasan yang telah dilakukan oleh beberapa oknum Brimob terhadap seorang wartawan Kantor Berita Nasional yang tidak lain adalah Ricky Proyoga. Kejadian tersebut sangat tidak menggambarkan bahwa Brimob tersebut sebagai aparat dalam memberikan contoh yang baik bagi masyarakat sipil.

“Sangat disayangkan adanya oknum Brimob yang melakukan perbuatan yang tidak terpuji tersebut. Seharusnya seorang polisi bisa menjadi teladan bagi masyarakat sipil,” ujar anggota Komisi III DPR, Nasir Djamil , Senin 19 June 2017.

RESPON DPR TERHADAP OKNUM BRIMOB YANG MELAKUKAN TINDAK KEKERASAN

Nasir memperingatkan kepada oknum Brimob yang berada di dalam video yang saat ini sedang berpusar. Video tersebut dapat terlihat bahwa oknum Brimob tersebut sedang mengenakan seragam aparat Polri. Dalam video tersebut juga dapat terlihat jelas bahwa adanya tindakan kekerasan serta ucapan yang kasar.

“Sampai melakukan aksi ala koboi dengan memiting leher wartawan dan mengeluarkan kata kata kasar,” ujar Politikus PKS tersebut.

BACA JUGA : MODUS PEMERKOSAAN YANG DILAKUKAN OLEH SEORANG PENGUSAHA TRAVEL

Nasir juga meminta kepada pemimpin oknum Brimob untuk berlaku tegas. Supaya oknum tersebut bisa mendapatkan penataan. Agar hal tersebut tidak terulang kembali untuk kedua kalinya.

Nasir menyatakan bahwa dirinya kecewa dengan aparat Brimob yang masih baru tetapi sangat mudah terbakar dengan amarah hanya karena sebuah masalah kecil.

“Saya berharap kepada pimpinan oknum oknum tersebut bisa memberikan bimbingan agar kejadian tersebut tidak terulang kembali. Ini juga sebagai pembelajaran bagi pimpinan Polri agar aparat Brimob diberi penyediaan yang baik saat mereka di tugaskan di lapangan,” jelas Nasir.

Seperti yang telah di ketahui adanya festival BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di JCC Plenary Hall , Senayan , Jakarta akhirnya bernoda akhibat organisasi dari beberapa oknum Brimob. Ricky yang merupakan salah satu wartawan di JCC mengalami tindakan kekerasan dari Brimob yang tidak lain adalah aparat yang bertugas mengamankan Negara.

Kejadian tersebut terjadi dikarenakan hal kecil. Kejadian tersebut bermula dari Ricky yang hendak pergi menuju Mesin ATM. Ricky juga sempat saling bertatap mata dengan salah satu anggota Brimob tersebut.

BACA JUGA : PEMERIKSAAN YANG DILAKUKAN KPK DI KANTOR DPRD DAN PUPR PEMKOT MOJOKERTO

“Saya sudah berusaha untuk tidak melihat , Tapi saat saya kembali melihat dirinya masih melihat ke arah saya dengan mengikuti kemana saya hendak pergi dan jarak saya dengan aparat tersebut hanya berbeda beberapa langkah,” ungkap Ricky.

Ricky yang merasa terganggu akhirnya mencoba untuk bertanya kepada anggota Brimob tersebut dengan alasan mengapa dirinya hendak di ikuti. Sebaliknya bukan sebuah jawaban yang di dapatkan oleh Ricky tetapi sebuah ancaman dan juga makian yang di terima oleh Ricky. Ricky sempat di piting , di pukul dan juga di tendang.

Ricky juga mendapatkan ancaman lainnya dari anggota Brimob tersebut. Anggota tersebut mengancam Ricky dengan menggunakan senjata yang di miliki mereka masing masing. Senjata tersebut di taruk tepat mengarah ke arah Ricky.

Check Also

TUAN RUMAH DALAM FIBA WORLD CUP 2023 AKAN DI RAIH OLEH INDONESIA

TUAN RUMAH DALAM FIBA WORLD CUP 2023 AKAN DI RAIH OLEH INDONESIA

SARANANKRI – TUAN RUMAH DALAM FIBA WORLD CUP 2023 AKAN DI RAIH OLEH INDONESIA. Indonesia , …