Thursday , November 22 2018
Home > Politik > Sandiaga Uno Telah Menyarankan Tempat Untuk Debat Pemilu
Sandiaga Uno Telah Menyarankan Tempat Untuk Debat Pemilu

Sandiaga Uno Telah Menyarankan Tempat Untuk Debat Pemilu

Harapan calon wakil presiden nomor 02 Sandiaga Uno kembali mengusulkan tempat-tempat untuk mengadakan debat pemilu, seperti di balai kota atau ruang terbuka jika acara itu dilarang berlangsung di kampus.

“Kadin (Kamar Dagang & Industri Indonesia) telah berkali-kali mengadakan debat di Teater Djakarta. Itu bagus, ”kata Sandiaga di hadapan wartawan di Lapangan Bulungan, Jakarta Selatan, 23 Oktober.

Sandiaga juga merekomendasikan mengundang para profesor yang belum menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon atau siswa non-partisan dalam upaya untuk menciptakan situasi yang kondusif. Dia menggarisbawahi panitia penyelenggara debat harus mengundang anggota organisasi independen.;;

Kadin dan HIPMI, misalnya, tambahnya. Meskipun kedua pemimpin mendukung salah satu kandidat, karena mereka tetap sebagai organisasi independen. Harapan calon wakil presiden nomor dua Sandiaga Uno sekali lagi mengusulkan tempat-tempat untuk mengadakan debat pemilihan, seperti balai kota atau ruang terbuka jika acara itu dilarang untuk berlangsung di kampus.

“Kadin (Kamar Dagang & Industri Indonesia) telah berkali-kali mengadakan debat di Teater Djakarta. Itu bagus, ”kata Sandiaga di hadapan wartawan di Lapangan Bulungan, Jakarta Selatan, 23 Oktober.

Sandiaga juga merekomendasikan mengundang profesor yang belum menyatakan dukungan kepada salah satu pasangan calon atau siswa non-partisan dalam upaya untuk menghasilkan situasi yang kondusif. Dia menggarisbawahi panitia penyelenggara debat harus mengundang anggota organisasi independen.

Kadin dan HIPMI, misalnya, masih sebagai organisasi independen meskipun para pemimpin mendukung salah satu kandidat. Para anggota dapat diundang sebagai audiens untuk topik ekonomi. “Atau undang nelayan, pekerja migran, petani yang tidak menyatakan dukungan,” kata Sandiaga.

Lokasi dan audiens dari sesi debat, menurut dia, memainkan peran penting dalam keberhasilan acara karena bertujuan untuk berbagi ide, bukan argumen yang memicu polemik. Sandiaga Uno mempertimbangkan kompetisi ide selama debat pemilihan presiden 2014 dan debat pemilu Jakarta 2017 hanya mencari peringkat. Dengan demikian situasi berpotensi memicu ketidaksepadanan di akar rumput.

Sebelumnya, ide untuk mendirikan debat pemilu di kampus disampaikan oleh Juru Kampanye Nasional Prabowo-Sandiaga, Dahnil Anzar Simanjuntak, saat diskusi di Universitas Gadjah Mada.

Rekomendasi tersebut kemudian ditolak oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena melanggar Keputusan KPU No. 23/2018, mencatat bahwa panitia penyelenggara, peserta, dan tim kampanye dilarang untuk menggunakan fasilitas negara, doa, dan tempat pendidikan untuk aksi kampanye. .

Check Also

BPOM: Indonesia Unggul Dalam Pengembangan Teknologi Vaksin

BPOM: Indonesia Unggul Dalam Pengembangan Teknologi Vaksin

Indonesia, anggota Organisasi Kerjasama Islam (OIC), unggul dalam hal pengembangan teknologi vaksin, Kepala Badan Pengawasan …