Tuesday , October 23 2018
Home > Mancanegara > SBY MEMBATALKAN PERTEMUAN DENGAN PRABOWO KARENA DIRAWAT
SBY MEMBATALKAN PERTEMUAN DENGAN PRABOWO KARENA DIRAWAT
SBY MEMBATALKAN PERTEMUAN DENGAN PRABOWO KARENA DIRAWAT

SBY MEMBATALKAN PERTEMUAN DENGAN PRABOWO KARENA DIRAWAT

Ketua Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono telah membatalkan pertemuan dengan Ketua Partai Gerindra, Prabowo Subianto yang dijadwalkan Rabu setelah mantan presiden jatuh sakit dan dirawat di rumah sakit.

“Pertemuan antara Yudhoyono dan Prabowo telah dibatalkan karena Yudhoyono terlalu lelah mengikuti [tur] ke Pacitan [di Jawa Timur] dan Yogyakarta,” kata Wakil Ketua Demokrat, Syariefuddin Hasan pada hari Rabu, menambahkan bahwa Yudhoyono telah menerima perawatan medis di Rumah Sakit Angkatan Darat Gatot Subroto (RSPAD) di Jakarta Pusat sejak Selasa.

Yudhoyono dijadwalkan bertemu dengan Prabowo di rumahnya di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, untuk berbicara tentang kemungkinan membentuk koalisi untuk pemilihan presiden 2019.

Pertemuan itu dilaporkan dimaksudkan sebagai tindak lanjut dari rencana pasangan Prabowo, yang kemungkinan akan menantang Presiden Joko “Jokowi” Widodo, dengan Agus Harimurti, putra sulung Yudhoyono, sebagai calon wakil presiden.

Partai Demokrat adalah salah satu dari tiga partai, selain Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN), yang belum memutuskan apakah akan memberikan dukungannya di belakang Prabowo atau Jokowi.

Sebelumnya, partai menyarankan pasangan Agus dengan Jokowi. Namun, Jokowi dan partai politik dalam koalisinya, termasuk Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) yang berkuasa, dilaporkan menolak usulan Yudhoyono.

Pembatalan pertemuan itu terjadi hanya beberapa jam setelah Prabowo mengadakan pertemuan dengan Puan Maharani, putri ketua PDI-P Megawati Soekarnoputri, pada Selasa sore di sebuah lokasi rahasia.

Check Also

JOKOWI MENDESAK PEMERINTAH LOKAL UNTUK LEBIH MENINGKATKAN TEKNOLOGI

JOKOWI MENDESAK PEMERINTAH LOKAL UNTUK LEBIH MENINGKATKAN TEKNOLOGI

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengatakan pemerintah telah mendistribusikan hingga Rp 400 triliun (US $ 26,4 …