Wednesday , December 19 2018
Home > Mancanegara > Sebby Sambom Tantang Jokowi Untuk Menangkap Mereka
Sebby Sambom Tantang Jokowi Untuk Menangkap Mereka

Sebby Sambom Tantang Jokowi Untuk Menangkap Mereka

Sebby Sambom dari Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), menantang Presiden Joko Widodo untuk menangkap mereka. Sayap militer Gerakan Papua Merdeka (OPM), mengklaim bertanggung jawab atas penembakan di Nduga yang menewaskan 31 pekerja konstruksi.

Jokowi telah memerintahkan polisi dan tentara untuk menangkap orang-orang yang bertanggung jawab atas pembunuhan di Nduga, Papua. OPM tidak takut dengan perintahnya.

Kami tidak takut, kata Sebby kepada Tempo di telepon pada hari Kamis, 6 Desember. Sebby mengatakan bahwa mereka tidak takut untuk melawan tentara dan polisi, karena mereka tahu hutan lebih baik.

Dia mengklaim bahwa kelompok itu dengan sengaja menyerang para pekerja yang membangun proyek Trans Papua karena mereka menolak semua pembangunan infrastruktur di Papua Barat.

Kami berjuang melawan semua program pembangunan di Papua Barat. Apa yang kami inginkan adalah kebebasan, katanya. Pada hari Senin, 3 Desember, sekelompok orang bersenjata menembak pekerja yang sedang membangun jembatan di Sungai Yigi dan Sungai Aurak di Kabupaten Nduga.

Baca Juga : Turki Ajukan Penangkapan Atas Pembunuhan Khashoggi

Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM), mengklaim bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Sebby mengatakan bahwa serangan itu dipimpin oleh Egianus Kogoya dan bahwa serangan itu telah direncanakan sejak tiga bulan lalu. Menurut Sebby, TPNPB telah menyerang proyek sebelumnya, tetapi pemerintah bersikeras untuk melanjutkan.

Mereka mengabaikan kami dan kembali ke Yigi untuk melanjutkan proyek. Kami memutuskan untuk memperingatkan mereka.

Presiden Joko Widodo telah memerintahkan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian untuk menangkap orang-orang bersenjata yang menyerang dan membunuh para pekerja Trans-Papua. Jokowi menginstruksikan bahwa setiap orang dari mereka harus ditangkap dan tidak diizinkan melarikan diri.

Saya juga telah memerintahkan Panglima TNI dan Kepala Polisi Nasional untuk mengejar dan menangkap semua orang yang melakukan tindakan biadab ini, kata Presiden pada konferensi pers di Istana Negara pada hari Rabu, 5 Desember.

Jokowi mengatakan bahwa Panglima TNI dan Wakil Kepala Polisi Nasional sudah berada di Papua.

Check Also

KPK Sukses Tangkap 2 Hakim Terduga Kasus Suap

KPK Sukses Tangkap 2 Hakim Terduga Kasus Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menunjuk dua hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan seorang panitera …