Tuesday , December 12 2017
Home > Politik > SEBELUM JOKOWI TUMBANG, RIZIEQ TIDAK AKAN KEMBALI

SEBELUM JOKOWI TUMBANG, RIZIEQ TIDAK AKAN KEMBALI

Habib Rizieq Syihab yang merupakan Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) yang terbelit kasus dugaan chat berkonten pornografi dengan Firza Husein yang sebelumnya sudah ditetapkan sebagai tersangka. Sudah dua kali panggilan polisi, Rizieq selalu mangkir.

Kini Rizieq tengah berada di Arab Saudi. Dia belum berencana pulang dalam waktu dekat. Kuasa hukum Rizieq, Sugito Atmoprawiro mengatakan kasus tersebut sangat politis. Maka dari itu, Rizieq tidak mau kembali ke Indonesia untuk dipermalukan tanpa bisa dibuktikan.

“Habib tidak mau lah. Habib Rizieq bisa saja belum kembali sampai Jokowi tidak lagi menjabat menjadi presiden,” katanya, kemarin.

Mengenai rencana Polri yang akan keluarkan red notice untuk penjemputan paksa, Sugito juga tidak setuju. Menurutnya, jika polisi tetap keluarkan red notice, Rizieq punya cara untuk mengatasinya.

“Tentunya habib punya cara untuk tidak akan pulang ke Indonesia sampai hukum tegak untuk adil kepada semua. Tidak tegak untuk kepentingan kekuasaan,” ucapnya.

Sugito mengaku sudah menginfokan perkembangan kasus ini kepada Rizieq. Firza yang telah dijerat dengan Pasal 4 ayat 1 junto pasal 29 dan atau Pasal 6 junto pasal 32 dan atau pasal 8 junto pasal 34 Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi. Serta pasal 27 ayat 1 junto pasal 45 ayat 1 UU ITE.

“Saya beritahukan ke orang yang mendampingi. Tapi belum ada tanggapan,” katanya.

Dia juga mengatakan chat itu sengaja disebarkan untuk membunuh karakter kliennya. Dia meyakini yang menyebarkan adalah pihak yang mengamankan barang bukti dalam kasus makar yang juga menjerat Firza. “Yang sebar yang memegang alat bukti Firza (HP),” katanya.

Sugito mempertanyakan langkah polisi tidak mengusut penyebar konten tersebut. “Kita tanyakan siapa yang upload di media sosial? Itu harus ditindaklanjuti,” tuturnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengatakan, saat ini polisi tengah memburu siapa dalang dalam kasus ini hingga menjadi viral. “Memang kita kenakan Undang-undang Pornografi dulu siapa yang membuat. Jika tidak ada yang buat tidak mungkin terdapat gambar tersebut . Tapi penyebar kita cari juga,” tuturnya.

Kuasa hukum lainnya, Kapitra Ampera mengatakan Rizieq tak memenuhi panggilan karena dikhawatirkan akan berdampak buruk di masyarakat, khususnya umat Islam. Jika Rizieq yang menjadi tersangka dan ditahan oleh polisi, ditakutkan akan mengakibatkan kegaduhan.

“Beliau yang mengambil keputusan untuk kembali ke Saudi Arabia, karena beliau takut akan dampak yang ditimbulkan jika beliau kembali ke Indonesia dan tiba-tiba di jadikan tersangka dan yang ditakutkan oleh beliau yaitu situasi yang tidak kondusif, khususnya bagi umat Islam,” tuturnya.

FPI pun telah mempersiapkan langkah yang akan diambil jika penyidik menaikkan status Rizieq menjadi tersangka. Tentunya kami merasa tidak setuju dan juga keberatan apabila polisi keluarkan red notice ya. “Tetapi misalnya kami udah melakukan keberatan, polisi tetap melakukan itu, ya silakan saja. Kalau langkah hukum, kalau tiba-tiba tidak ada unsur tahu-tahu habib (Rizieq) tersangka, mungkin kami akan mempertimbangkan melakukan praperadilan,” kata Sugito kembali.

Namun, Sugito mengakui jika pihaknya belum mempersiapkan bukti-bukti lantaran Rizieq Shihab sendiri masih membantah segala tuduhan terhadapnya soal chat mesum dengan Firza Husein.

“Kalau IT itu kan agak ribet ya. Yang tahu kan yang bersangkutan dan Tuhan. Habib mengatakan tidak melakukan itu. Tapi kalau seakan-akan itu HP-nya milik habib, seakan-akan habib melakukan itu, silakan aja. Karena habib tidak pernah melakukan itu,” katanya.

Rizieq juga sebelumnya sudah membantah kebenaran rekaman percakapan dirinya dengan Firza. Menurutnya, rekaman tersebut merupakan fitnah. “Rekaman fitnah yang mengatasnamakan Firza dan saya itu adalah fitnah,” tegasnya di Mapolda Metro Jaya.

Menurut Rizieq, Firza juga telah membantah atas hal tersebut melalui pengacaranya, Yakub Arupalaka. “Di mana Firza menolak ada rekaman foto suara. Beliau menolak dan tidak tahu sama sekali,” tandasnya.

Firza juga tegaskan bahwa dirinya bukanlah orang dalam chat bernada porno diduga bersama pimpinan FPI Rizieq Syihab. Firza juga menegaskan foto-foto vulgar dalam chat tersebut adalah bukan dirinya

Check Also

INILAH YANG DIANDALKAN KALIMANTAN TIMUR TENTANG SISTEM PEREKONOMIAN

Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (BI Kaltim) meramalkan bahwa pertumbuhan ekonomi di provinsi ini 3,5 …