Wednesday , November 14 2018
Home > News > SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI
SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI
SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI

SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI

SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI – Sembilan orang pilot dan satu pekerja kontrak yang tergabung dalam Lion Air Group diduga sudah melakukan pemalsuan surat surat atau dokumen untuk bekerja di maskapai lain. Maka dari itu Sembilan orang itu harus berhadapan dengan pihak kepolisian atas laporan dari pihak Lion Air Group yang saat ini sudah ditahan.

Sembilan orang itu yakni Baskara Pratama (30), Gaia Airlangga (30), Andhika Pratama Putra (24), Eggiansyah El Islamy (26), Imam Thoifur (47), A. Noval Riza M.A.H (32), Ahmad Fahmi Dien Ahmadi (31), Firman Setia Fauzi (31), Oreza Mulya Santana (35) yang merupakan pilot serta Tabroni (31) yang merupakan pekerja kontrak di sana.

Baca juga ; DEDI MULYADI AKAN BENTUK CALON PETERNAK BARU DARI KALANGAN PELAJAR

SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI – “Prosesnya masih berjalan. Semua tersangka sudah dilakukan penahanan,” kata Kepala Sub Direktorat I Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Kombes Pol Daddy Hartadi saat dikonfirmasi, Selasa (22/5). Dirinya menjelaskan praktik ini diduga dilakukan karena mereka yang ingin pindah kerja ke maskapai lain tidak mau kesulitan untuk mengurus dokumennya. Noval salah satu oknum pilot kemudian ditunjuk oleh oknum pilot lain untuk mengurus hal itu, lalu dia pun meminta tolong bantuan pegawai kontrak atas nama Tabroni untuk melakukan hal tersebut.

“NV (Noval) bersama karyawan itu (Tabroni) kerja sama. Yang siapain logo, contoh surat ya si NV ini. Intinya dia mau keluar. Mereka itu mengajukan resign tapi ada beberapa persyaratan harus dipenuhi, misalnya kontrak kerja berarti harus ada ganti rugi. Terus administrasi yang harus diselesaikan. Mungkin mereka cari cepat sehingga memalsukan,” ujarnya.

SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI – Akibat dari perbuatannya mereka dikenakan Pasal 263 KUHP berupa pemalsuan surat – surat atau dokumen. Sementara itu pihak Lion Air Group sendiri mengatakan Sembilan oknum pilot dan satu pekerja tidak tetap itu tidak menyelesaikan kewajiban – kewajiban kepada Lion Air Group, sebagaimana sudah diatur dalam perjanjian kerja Lion Air Group. Namun mereka telah menggunakan  dokumen kepegawaian yang seolah olah asli untuk dapat bekerja pada maskapai lain.

Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic of Lion Air Group mengatakan setiap awak pesawat yang ingin mengundurkan diri sebelum ikatan dinas selesai, maka wajib untuk menyelesaikan  ketentuan dan kewajiban yang telah disepakati, salah satunya adalah biaya pelatihan ( training ).

SEMBILAN PILOT LION AIR PALSUKAN DOKUMEN UNTUK PINDAH MASKAPAI – Apabila kewajiban itu tak diselesaikan, maka dapat merugikan perusahaan. Pihaknya pun telah bekerjasama dengan pihak berwajib untuk melakukan penyelidikan terhadap penggunaan dokumen yang di dalamnya mengandung sistem ketidakbenaran atas suatu hal.

“Lion Air Group terus melaksanakan pengecekan kepada setiap awak pesawat atau karyawan atau karyawati yang telah mengundurkan diri dari lingkungan Lion Air Group tetapi belum menyelesaikan kewajibannya dan sudah bekerja di perusahaan lain yang kemungkinan menggunakan dokumen personalia palsu, maka Lion Air Group akan melaporkan ke pihak yang berwajib,” jelas Danang.

Baca juga ; KEBUTUHAN RUMAH TINGGI GUS IPUL SIAPKAN PROGRAM MAHKOTA PERAK

Check Also

Keraguan PSI Akan Tindakan Penyetopan Impor Ke Indonesia

Keraguan PSI Akan Tindakan Penyetopan Impor Ke Indonesia

Keraguan PSI Akan Tindakan Penyetopan Impor Ke Indonesia – PSI (Partai Solidaritas Indonesia) meragukan strategi dari …