Uncategorized

SEORANG NAPI DITEMUKAN TEWAS AKIBAT GANTUNG DIRI BUKAN DISIKSA PETUGAS

SEORANG NAPI DITEMUKAN TEWAS AKIBAT GANTUNG DIRI BUKAN DISIKSA PETUGASSEORANG NAPI DITEMUKAN TEWAS AKIBAT GANTUNG DIRI BUKAN DISIKSA PETUGAS

SEORANG NAPI DITEMUKAN TEWAS AKIBAT GANTUNG DIRI BUKAN DISIKSA PETUGAS – Seorang tahanan yang ditemukan dalam kondisi sudah tewas ini, di karenakan gantung diri bukan karena di siksa oleh pihak petugas. Adapun informasi lain yang di temukan dalam kejadian ini bahwasannya Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Biak AKP Jeffri P. Tambunan, SIK. SH menjelaskan tahanan Polres Biak, Ronaldo Yawan yang berusia 21 tahun di temukan sudah meninggal dunia akibat gantung diri dalam sel tahanan Polres, bukan karena siksaan polisi.

Pihak dari Kasatreskrim AKP Jeffri Tambunan di Comand Center Polres Biak Numfor mengatakan bahwasannya beredarnya kabar di media sosial dan media online yang menyebutkan bahwa seorang warga Biak bernama Ronaldo Ywan yang meninggal dunia di dalam sel tahanan Polres Biak Numfor pad ahari Sabtu (15/6) yang di duga karena siksaan polisi dan itu tidak benar.

menjelaskan, korban ditemukan pertama kali oleh petugas piket Sipropam sekitar pukul 06.00 WIT dan saat ditemukan korban sudah berada dalam keadaan tergantung pada Sabtu (15/6) pagi.

SEORANG NAPI DITEMUKAN TEWAS AKIBAT GANTUNG DIRI BUKAN DISIKSA PETUGAS – “Petugas piket dibantu tim inafis Polres Biak langsung melakukan olah TKP yang disaksikan pihak keluarga korban bersama kepala Kampung Yafdas yang sama-sama menyaksikan posisi korban masih tergantung dan langsung mengevakuasi korban ke RSUD Biak,” kata Jeffri.Pada saat kejadian, lanjut dia, korban berada di ruang tahanan seorang diri dan terpisah dengan tahanan lainnya karena yang bersangkutan masih dalam tahap pemeriksaan.

Setelah itu, AKP Jeffri juga mengatakan tahanan Polres Biak yang di temukan meninggal ini merupakan tahanan dalam kasus tindak pidanan pencurian hewan ternak yang di amankan Sat Reskrim Polres Biak di wilayah pelabuhan Biak pada hari Jumat (14/6). Ia juga mengemukakan bahwa dari hasil olah TKP tim inafis dan di perkuat keterangan tim kesehatan RSUD Biak menyebutkan korban meninggal karena gantung diri dan tidak ada tanda tanda kekerasan di tubuh korban. Dalam keterangan yang di dapatkan bahwa Paur Humas Polres Brigadir Teddy S. mengatakan Kapolrtes Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksana mengimbaukan kepada semua masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh berita berita yang tidak benar.

Kapolres juga berharap agar semua pihak saling menahan diri dan memberikan kepercayaan sepenuhnya kepada Polres Biak Numfor untuk melakukan proses hukum sesuai dengan aturan yang ada dan polisi akan memberikan informasi terkait perkembangan penyelidikan kasus tersebut.

Leave a Reply