Uncategorized

SEORANG PRIA DITEMUKAN TEWAS DI SUNGAI MAHAKAM KARENA TERJATUH SAAT CUCI SEPATU

SEORANG PRIA DITEMUKAN TEWAS DI SUNGAI MAHAKAM KARENA TERJATUH SAAT CUCI SEPATUSEORANG PRIA DITEMUKAN TEWAS DI SUNGAI MAHAKAM KARENA TERJATUH SAAT CUCI SEPATU

SEORANG PRIA DITEMUKAN TEWAS DI SUNGAI MAHAKAM KARENA TERJATUH SAAT CUCI SEPATU – Seorang pria yang di ketahui bernama Syahril ini telah terjatuh saat cuci sepatu di sungai Mahakam, sehingga di temukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Adapun informasi lain yang di ketahui terkait kejadian ini, bahwasannya Syaril yang berusia 18 tahun, warga Bulukumba, Sulawesi Selatan, pagi ini di temukan tewas dengan posisi di antara 2 kapal yang bertambat di dermaga Sungai Mahakam di Samarinda. Sebelumnya, Syaril yang juga ABK tugboat Johan Jaya 111, sempat terlihat mencuci sepatu di buritan kapal, hingga di laporkan hilang Jumat (11/10) malam, di duga terjatuh ke sungai.

Informasi diperoleh Basarnas, Jumat (11/10) kemarin sekira pukul 10.00 Wita, korban Syahril masih terlihat di buritan tugboat. Saat itu, dia berada di sekitar kamar mandi. “Jadi setelah tugboat yang sedang mengait tongkang Kapuas Jaya, tambat di dermaga. Jam 10.00 itu, korban sedang membersihkan sepatu. Tidak berpakaian, cuman pakai celana pendek warna biru. Begitu informasi saksi Jusman, rekan korban,” ujar Octavianto. Sore harinya sekira pukul 17.00 Wita, Jusman lantas masuk ke kamar mandi, hendak mandi sore. “Saat itu, Jusman, dan teman-teman ABK lainnya mencari korban, tapi kok tidak ada di kapal,” ungkapnya.

SEORANG PRIA DITEMUKAN TEWAS DI SUNGAI MAHAKAM KARENA TERJATUH SAAT CUCI SEPATU – Setelah itu, pada sore harinya sekira pukul 17.00 Wita, Jusman lantas masuk ke kamar mandi, hendak mandi sore. Pada saat itu teman teman ABK ini mencari korban, tetapi sudah tidak berada di dalam kapal. Kabarnya hilanya seorang korban ini di tindaklanjuti oleh Polsek Kawasan Pelabuhan dengan melakukan verifikasidengan pencarian sampai malam hari tadi. Di duga Syaril ini terjatuh ke sungai dan tenggelam di Sungai Mahakam. Lantaran berada di antara 2 kapal yang bertambat, salah satu kapal bergerak menjauh lebih dulu untuk proses evakuasi korban, dan akhirnya di bawa ke kamar jenazah RSUD AW Syachranie menggunakan ambulans.

Leave a Reply