MancanegaraNews

Seorang Pria Rusia Ditembak Mati Setelah Perampokan Kekerasan Di Bali

Seorang Pria Rusia Ditembak Mati Setelah Perampokan Kekerasan Di BaliSeorang Pria Rusia Ditembak Mati Setelah Perampokan Kekerasan Di Bali

Seorang Pria Rusia Ditembak Mati Setelah Perampokan Kekerasan Di Bali – Polisi Bali telah menembak mati seorang pria Rusia setelah perampokan dengan kekerasan di sebuah kantor penukaran uang, kata para pejabat pada hari Jumat, 22 Maret 2019, dengan dua kaki tangan lainnya ditangkap dan beberapa lainnya dalam pelarian.

Pembunuhan itu terjadi pada hari Selasa, 19 Maret 2019, di pulau liburan Indonesia setelah polisi menanggapi panggilan tentang perampokan dan menghadapi trio bersenjata, kata para pejabat.

Tiga pria, termasuk pria yang kemudian terbunuh, masuk ke kantor penukaran mata uang dan memukuli beberapa karyawan di dalam, membuat mereka pingsan.

Ketika mereka bangun, mereka diikat dengan mulut tertutup, kata polisi, seraya menambahkan bahwa para karyawan akhirnya membebaskan diri mereka sendiri dan menelepon pihak berwenang.

Seorang Pria Rusia Ditembak Mati Setelah Perampokan Kekerasan Di Bali – Polisi berhasil menemukan tersangka yang melarikan diri, tetapi ketika mereka ingin menangkap orang-orang itu, salah satu tersangka ingin menyerang petugas.

Perwira kami yang tidak bersenjata mencoba melawan, tetapi karena situasinya sangat berbahaya bagi anggota kami, petugas lain yang bersenjata mengambil tindakan tegas terhadap tersangka dan ia kemudian meninggal, kata kepala polisi Denpasar Ruddi Setiawan kepada awak media.

Kedutaan Rusia mengkonfirmasi salah satu warganya ditembak mati di Bali.

Baca Juga : Kerabat Jauh Prabowo Diduga Mempelajari Skimming ATM Dari Pasar Gelap

Selama perkelahian dengan polisi yang berusaha menangkap mereka, seorang warga Rusia ditembak mati, katanya di akun Facebook-nya. Dua lainnya berasal dari satu Ukraina dan satu Rusia telah ditahan.

Seorang Pria Rusia Ditembak Mati Setelah Perampokan Kekerasan Di Bali – Orang Rusia yang ditangkap itu juga terluka, kata kedutaan itu, seraya menambahkan bahwa empat orang lain yang terkait dengan kejahatan itu masih dalam pelarian, tetapi “kewarganegaraan mereka tidak jelas”.

Kedutaan mengatakan geng itu dicurigai merampok penukaran uang lain pada bulan Desember dan, secara terpisah, mencuri senjata. Itu tidak menguraikan.

Hampir $ 70.000 dalam rupiah Indonesia dan mata uang AS dilaporkan dicuri, menurut polisi, yang menyebut pria yang tewas itu sebagai Alexei Korotkikh yang berusia 45 tahun.

Orang asing sering ditangkap karena pelanggaran narkoba di Bali, yang menarik jutaan pengunjung ke pantai-pantainya yang dibatasi pohon palem setiap tahun.
Tetapi penangkapan untuk kejahatan dengan kekerasan lebih jarang terjadi.

Pada bulan Januari 2019, polisi Bali menangkap empat orang Bulgaria yang dituduh membaca data kartu bank di beberapa mesin ATM di ibukota Denpasar.

Leave a Reply