Monday , December 11 2017
Home > News > SERANGAN GELOMBANG POPULASI BUMI YANG SANGAT PANAS
SERANGAN GELOMBANG POPULASI BUMI YANG SANGAT PANAS
SERANGAN GELOMBANG POPULASI BUMI YANG SANGAT PANAS

SERANGAN GELOMBANG POPULASI BUMI YANG SANGAT PANAS

SARANANKRI Serangan gelombang populasi bumi yang sangat panas. menurut para ilmuwan bahwa, iklim yang telah mengeluarkan peringatan serius di bawah serangan gelombang panas ini sudah berpotensi mematikan bagi perempat populasi manusia saat ini.

Hal tersebut telah diungkapkan oleh semua para ilmuwan yang mengatakan populasi di muka bumi ini akan terjadi jika gas dari rumah kaca terus bertambah memenuhi di bagian lapisan atmosfer.

Serangan gelombang populasi bumi yang sangat panas, Berdasarkan laporan yang telah diterima dari para ilmiah bahwa, ada kemungkinan besar banyaknya tingkat kematia manusia akibat cuaca panas dan juga lembap hingga melebihi dari 1.900 tempat di planet ini semenjak tahun 1980.

Salah satu contoh yang bisa kita lihat pada 2010 lalu yakni di Moscow, yang dimana telah memakan korban jiwa hingga 10 ribu orang tewas akibat gelombang panas yang menghantam di negara tersebut.

BACA JUGA :TAHUN INI PLN BERBAGI DENGAN ANAK YATIM DAN DHUAFA

Dilanjutkan dengan paris pada 2003 lalu dengan jumlah angka kematian sebanyak 4900 orang tewas akibat cuaca panas, dan sementara di Chicago, Amerika Serikat (AS) diketahui juga telah mereggut nyata manusia sebanyak 740.

BACA JUGA :DENSUS 88 TELAH KEMBALI MENANGKAP PELAKU TERDUGA TERORIS

Disisi lain, para ilmuwan tersebut telah mewanti-wanti jumlah angka tersebut yang terus meningkat drastis hingga mencapai 74 persen pada akhir abad akibat emisi karbon terus berada di level tinggi di bagian pelapisan atmosfer.

Para peneliti juga telah mengungkapkan bahwa, jumlah populasi terhadpa manusia sekarang ini telah berpotensi tewas akibat terkena gelombang yang sangat panas.

Berdasarkan informasi yang diketahui oleh para ilmuwan yakni Tingkat pemanasan yang cepat dalam satu studi dengna menemukan aktivitas manusia saat ini telah mengubah iklim hingga 170 kali lebih cepat dari pada tingkat normalnya, dan ini akan membuat masalah bagi tumbuhan maupun hewan nantinya.

Sebelumnya telah diketahui bahwa, manusia hanya bisa hidup dengan suhu panas sekitar dari 37C (98,6F). dan jika merekapun mampu untuk menghilangkan panas tersebut, terutama panas karena keringat. tetapi dalam semua tersebut, akan terhenti menguap dari kulit apa bila kepanasan cuaca tersebut berkurang.

Disisi lain Garet Redmon-Kind yakni Kepala Kebijakan Iklim dan juga Energi di WWF Inggris, mengatakan bahwa, pada saat ini dibutuhkan bahwa global untuk melindungi umat manusia dan untuk menghindari hal buruk tersebut.

Check Also

MENJELANG SIDANG KORUPSI E-KTP, SETNOV DITINGGAL OLEH DUA PENGACARANYA

MENJELANG SIDANG KORUPSI E-KTP, SETNOV DITINGGAL OLEH DUA PENGACARANYA

SARANANKRI Menjelang sidang korupsi E-KTP, Setnov ditinggal oleh dua pengacaranya. Pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi …