News

Sesmempora Diperiksa Jadi Saksi Mafia Bola

Polisi memeriksa Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga atau Sesmenpora, Gatot S Dewa Broto terkait kasus dugaan pengaturan skor sepakbola Indonesia.

“Ya datang ke Dittipikor, masalah pengaturan skor. Sudah sampai di lokasi pemeriksaan.” ucap Gatot.

Gatot diperiksa dikantor Direktorat Tindak Pidana Korupsi atau Dittipikor Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Sampai saat ini masih belum diketahui apa saja yang didalami dari Gatot.

Polri sebelumnya sudah membentuk Satgas Antimafia Bola yang merupakan inisiatif dari Kapolri Jenderal Tito Karnavian. Satgas ini dipimpin Karo Provost Divpropam Polri Brigjen Hendro dan Karomisinter Divhubunter Polri Brigjen Krishna Murti.

Bareskrim Polri melalui Dittipikor sudah melakukan pemeriksaan saksi saksi terkait masalah ini sebelum dibentuknya Satgas Antimafia Bola. Saksi yang telah diperiksa adalah Badan Olahraga Profesional atau BOPI, Richard Sam Bera, Sekjen BOPI, Andreas Marbun dan Manager dari Madura FC Januar Herwanto pada Jumat tanggal 21 Desember lalu. Sementara itu Sekjen PSSI, Ratu Tisha Destria, Dirut PT Liga Indonesia Baru, Berlington Siahaan yang akan dijadwalkan menjalani pemeriksaan pada hari yang sama, tidak hadir.

Satgas Antimafia Bola pun menyatakan telah menerima laporan soal permintaan duit untuk mengatur skor pertandingan. Ada juga laporan soal permintaan uang agar salah satu tim bisa naik dari Liga 3 ke Liga 2.

“Pertama, kegiatan sepakbola U-16 wanita, dia mengeluarkan biaya akomodasi Rp 400 juta. Kedua, pemenangan sepakbola di tingkat provinsi, yang bersangkutan juga diminta Rp 175 juta agar dia bisa menjadi juara di tingkat provinsi. Ketiga, dia diminta Rp 50 juta, dia dijanjikan akan timnya itu di Liga 3 untuk naik peringkat ke Liga 2, itu laporannya ya.” kata Ketua Tim Media Satgas Mafia Bola, Kombes Argo Yuwono.

evelyn tanadi
the authorevelyn tanadi

Leave a Reply