Thursday , December 13 2018
Home > News > Setnov Menyerahkan Surat Kuasa Kepada KPK Untuk Pengalihan Rekening Bank
Setnov Menyerahkan Surat Kuasa Kepada KPK Untuk Pengalihan Rekening Bank

Setnov Menyerahkan Surat Kuasa Kepada KPK Untuk Pengalihan Rekening Bank

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberi tahu terpidana koruptor Setya Novanto `Setnov` untuk menyerahkan surat kuasa terkait pengalihan salah satu rekening banknya ke rekening KPK. Novanto dijatuhi hukuman 15 tahun penjara karena keterlibatannya dalam kasus korupsi pengadaan proyek e-ID.

“Setelah KPK sebelumnya melakukan pemindahan buku uang di rekening Bank Mandiri Setya Novanto, hari ini, Setya Novanto menyerahkan kuasa untuk mentransfer buku ke salah satu rekening bank,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta pada hari Selasa.

Lebih lanjut, Febri mengatakan, KPK akan melakukan pemeriksaan dan pemindahan buku dari rekening Setya Novanto ke rekening KPK. Selain itu, Jaksa Penuntut KPK juga diberi kuasa untuk menerima uang kompensasi atas tanah yang berlokasi di Jatiwaringin, Jakarta Timur, terkait dengan pembebasan tanah untuk pembangunan kereta api berkecepatan tinggi Jakarta-Bandung yang melewati tanah Setya Novanto.

“Untuk lahan dan bangunan di daerah Cipete, Jakarta Selatan, mereka akan dijual oleh keluarga Setya Novanto dan hasil dari penjualan akan disetor ke rekening KPK sebagai bagian dari pembayaran uang pengganti,” katanya.

Febri menyatakan bahwa total nilai taksiran lahan di Jatiwaringin dan tanah dan bangunan di Cipete sekitar Rp13 miliar. Sebelumnya, Deisti Astriani Tagor, istri Setnov, telah mengunjungi gedung KPK di Jakarta pada hari Selasa untuk mengoordinasikan pembayaran uang pengganti.

“Pada 18 September 2018, keluarga Setya Novanto datang ke KPK dan diterima oleh Unit Pelacakan Aset, Manajemen Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK,” kata Febri. Deisti mengatakan bahwa pada prinsipnya, suaminya bersedia membayar semua uang pengganti secara bertahap.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut KPK telah melakukan pemindahan buku dari rekening Setnov di Bank Mandiri ke rekening KPK sebesar Rp1,1 miliar untuk keuntungan uang pengganti. Kemudian, Setnov yang merupakan ketua Partai Golkar dan juru bicara DPR juga mengembalikan uang deposit senilai Rp5 miliar dan juga membayar US $ 100 ribu.

Setya Novanto telah dijatuhi hukuman 15 tahun penjara ditambah denda Rp500 juta untuk tiga bulan penjara ditambah pembayaran penggantian $ 7,3 juta (sekitar Rp65,7 miliar dengan kurs Rp9.000 per dolar AS pada saat itu) .

Check Also

Australia Membahas Pindahnya Kedubes Dari Israel Ke Yerusalem

Australia Membahas Pindahnya Kedubes Dari Israel Ke Yerusalem

Pemerintah Australia bertemu pada Selasa, 11 Desember, untuk membahas apakah akan memindahkan kedutaannya di Israel …