Saturday , March 23 2019
Home > Mancanegara > Spesialis Maling Motor Tertangkap saat Razia Kendaraan

Spesialis Maling Motor Tertangkap saat Razia Kendaraan

Spesialis Maling Motor Tertangkap saat Razia Kendaraan

Spesialis pencurian sepeda motor dengan senjata api rakitan di wilayah Kabupaten Tangerang ditangkap oleh Polisi Distrik Cisoka, Polisi Tangerang. Saat ini, polisi masih memburu aktor lain, yang sering melakukan kejahatannya dengan pelaku Gogon alias Aep (29), warga Desa Sumur, Kabupaten Pandeglang.

Dari tangan pelaku, polisi menyita senjata api revolver, dua peluru, satu sepeda motor Honda Blade, sertifikat registrasi kendaraan Yamaha Vixion dan kunci kontak.

Kapolres Cisoka AKP Suba menjelaskan bahwa pelaku Aep adalah pemain lama dalam kejahatan pencurian sepeda motor di wilayah Kabupaten Tangerang. Dalam setiap aksi, pelaku bertindak baik dengan mengendarai sepeda motor dan dilengkapi dengan senjata api.

“Para pelaku beraksi dengan pistol rakitan, geng ini juga tidak ragu melukai korban dengan senjata yang dibawanya ketika aksi itu ditemukan,” katanya, Jumat (15/3).

Penangkapan, kata Aep, kepala polisi, ketika stafnya mengadakan operasi hak cipta dengan target pencurian berat, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor dan narkoba di Jalan Adiyasa Maja.

Pada saat yang sama, pelaku melewati motornya tanpa plat nomor. Oleh polisi yang sedang berpatroli para pelaku kemudian ingin diberhentikan, tetapi malah berusaha menghindar hingga akhirnya diamankan.

“Ketika ditanyai bukti kepemilikan, pelaku tidak bisa menunjukkannya. Dan ketika kami mencari, ada pistol beserta peluru, yang disimpannya di bagasi sepeda motor,” katanya.

Selanjutnya, Unit Investigasi Kriminal Cisoka, yang dipimpin oleh Unit Investigasi Kriminal Iptu, Sagala melakukan pengembangan dan pengejaran terhadap sesama pelaku. Serta memperdalam informasi dan pengakuan para pelaku bahwa senpi digunakan saat melakukan pengendara sepeda motor.

“Para pelaku mengaku telah mencuri sepeda motor di daerah Cisoka, Tigaraksa, Cikupa ke Karawaci. Sementara hasil rampasan diambil dan dijual di daerah Cibaliung, Pandeglang, Banten, kini pelaku dan barang bukti kemudian diamankan ke kantor polisi Cisoka, ” dia berkata.

Sebagai akibat dari tindakan para pelaku, pasal 1 ayat 1 darurat UU juncto No. 12 tahun 1951 juncto benar ketika 363 tentang pencurian berat diancam dengan hukuman maksimum 20 tahun penjara.

Check Also

Tersangka Kasus Skimming Ramyadjie Priambodo Ditahan 5 Tahun Penjara

Polisi telah menangkap Ramyadjie Priambodo. Dia telah ditahan sejak 26 Februari 2019 dan terkait dengan …