Uncategorized

SUPER HOLDING COMPANY MENGGANTIKAN FUNGSI KEMENTERIAN BUMN

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno mengatakan bahwa perusahaan induk super milik negara dapat menggantikan fungsi Kementerian BUMN.

Dia mengatakan perusahaan super holding akan langsung dikendalikan oleh presiden, seperti Temasek di Singapura dan Khazanah di Malaysia, yang dikendalikan oleh perdana menteri masing-masing negara.

“Perusahaan induk super akan memastikan kontrol profesional perusahaan milik negara,” kata Rini kepada pers pada hari Senin di Jakarta.

Presiden Joko “Jokowi” Widodo mengungkapkan niatnya untuk mendirikan perusahaan induk milik negara super selama debat calon presiden akhir pada hari Sabtu. Dia mengatakan perusahaan induk akan menjadi perusahaan induk utama dari perusahaan induk milik negara.

Namun, Rini, mengatakan perusahaan super holding seperti itu membutuhkan persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat.

Pemerintah telah mendirikan tiga perusahaan induk – perusahaan minyak dan gas milik negara Pertamina, perusahaan perkebunan milik negara PT Perkebunan Nusantara (PTPN III) dan perusahaan holding milik negara PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum).

Perusahaan minyak dan gas milik negara adalah integrasi Pertamina dan distributor gas milik negara PT Perusahaan gas Negara (PGN) dan masing-masing anak perusahaannya; sedangkan perusahaan holding pertambangan milik negara adalah integrasi dari beberapa perusahaan, termasuk Inalum, penambang batubara PT Bukit Asam, penambang timah PT Timah dan perusahaan pertambangan diversifikasi PT Aneka Tambang (Antam); sementara perusahaan holding penanaman juga didukung oleh semua perusahaan perkebunan milik negara.

Lebih banyak perusahaan holding dapat didirikan, termasuk perusahaan holding penerbangan milik negara dan perusahaan holding konstruksi milik negara.

Leave a Reply