News

SURAT DPO TERHADAP HABIB RIZIEQ TELAH DIKELUARKAN

SARANANKRI – Hari ini Habib Rizieq resmi menjadi buronan (DPO). Dikarenakan Habib Rizieq sudah 2 kali lari dari panggilan pemeriksaan untuk di periksa sebagai saksi dari kasus dugaan Penyebaran konten Pornografi melalui situs Baladacintarizieq.com.

Pihak Kepolisian Metro Jaya hari ini akan membuat surat penangkapan untuk Habib Rizieq , ungkap Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowa Argo Yawono , Senin (15/5/2017).

Argo menyatakan bahwa pihak kepolisian sudah mendapatkan informasi tentang keberadaan Habib Rizieq namun tempat dimana ia bersembunyi belum jelas diketahui. ungkap Argo di Jakarta.

Pihak Kepolisian juga sudah memberi panggilan pertama kepada Rizieq , Istrinya Syarifah Fadhlun Yahya , Firza Husein , dan Emma sebagai saksi dugaan penyebaran pesan singkat berkonten Pornografi. Namun semua saksi yang mendapatkan surat panggilan tidak memenuhi panggilan tersebut karena alasan kegiatan diluar dan kesehatan pada selasa (25/4/2017).

BACA JUGA : RIZIEQ DI BAWA PAKSA SETELAH MENDARAT DI INDONESIA

Argo juga menyatakan bahwa pihak kepolisian akan membawa Rizieq untuk dijadikan saksi dalam kasus dugaan penyebaran konten Pornografi setibanya Rizieq di Indonesia nanti.

Berdasarkan Informasi yang kami dapatkan Habib Rizieq sudah meninggalkan Mekkah setelah menjalani umroh dan pihak kepolisian beranggapan bahwa Rizieq saat ini ada di Negara Malaysia.

Sebelumnya , pihak kepolisian Metro Jaya sempat Menerima Laporan Dengan Nomor Polisi : LP/510/I/2017/PMJ/DIT Reskrimsus terkait dugaan penyebaran percakapan yang mengandung pornografi yang mengatasnamakan Habib Rizieq dan Firza Husein.

Laporan tersebut bermula dari beredarnya sebuah Screen Shot percakapan berisi tentang pembahasan Ponografi antara Pria berinisial Habib Rizieq dan seorang wanita dengan inisial Firza pada Minggu (29/1/2017).

Sebelumnya Habib juga di duga menodai pancasila saat berorasasi di Jawa Barat dan kali ini kami tidak akan segan segan untuk melakukan penjemputan paksa terhadap Ketua Front Pembela Islam (Habib Rizieq) itu setelah kami melakukan kerja sama dengan pihak kepolisian di Malaysia. kami berharap bagi para pengikut Habib Rizieq untuk tidak melakukan unjuk rasa atau kami tidak akan segan segan untuk melepas tembakan di tempat terhadap Habib Rizieq.

 

Leave a Reply