Friday , October 19 2018
Home > News > TANGGAPAN GOLKAR AKAN DUA KUASA HUKUM NOVANTO YANG LARI
TANGGAPAN GOLKAR AKAN DUA KUASA HUKUM NOVANTO YANG LARI
TANGGAPAN GOLKAR AKAN DUA KUASA HUKUM NOVANTO YANG LARI

TANGGAPAN GOLKAR AKAN DUA KUASA HUKUM NOVANTO YANG LARI

Ketua Umum non aktif Partai Golkar  Setya Novanto ditinggalkan oleh kedua kuasa hukumnya yakni Otto Hasibuan dan Fredrich Yunadi dalam menghadapi proses hukum kasus korupsi e – KTP. Sejumlah elite Partai Golkar  seperti Ketua DPP Zainudin Amali mengaku tidak mengetahui penyebab dua kuasa hukum Setya Novanto memutuskan untuk mengundurkan diri.

“Saya enggak tahu dinamika yang terjadi disana. Kita kan juga belum dapat izin saat ini yang bisa berkunjung ya penasehat hukum dan keluarga dekat ya,” kata Amali di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (8/12). Amali bercerita bahwa petinggi dan kader Partai Golkar hanya bisa memantau perkembangan kasus Setya Novanto melalui media massa saja.

“Kami dari anggota fraksi teman-teman dari partai kan belum. Jadi kita enggak tahu, kita ini mengikuti perkembangan ya dari teman-teman media,” terangnya. Biarpun dirinya ditinggalkan oleh kuasa hukumnya, Ketua Komisi II ini meyakini Novanto telah memiliki langkah yang terbaik guna membela dirinya terkait kasus yang tengah dihadapinya saat ini.

“Apa yang dijalani Pak Nov, beliau yang sudah pasti tahu mana yang baik mana yang kurang upaya beliau untuk membuktikan proses hukum tidak terlibat harus sungguh-sungguh hanya beliau keluarga terdekat dan penasehat hukum,” tandasnya.

Otto Hasibuan datang ke KPK untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya kepada penyidik KPK, Ambarita Damanik dan kliennya sendiri Setya Novanto. Otto menjelaskan sudah mengundurkan dirinya terhitung sejak Kamis ( 7/12 ). Alasannya Otto yakni belum adanya kesepakatan yang pasti antara Novanto dengan Otto terkait dengan penanganan akan kasusnya.

“Sehingga kalau tidak ada kesepakatan yang pasti dan jelas penanganan suatu perkara tata caranya maka akan merugikan dia dan terhadap saya dan itu akan menyulitkan saya untuk melakukan suatu pembelaan terhadap klien,” kata Otto. Fredrich Yunadi dikonfirmasi secara terpisah tidak mau membeberkan alasannya mundur. Dirinya hanya menjelaskan mengundurkan diri dengan baik baik dan sudah ada Maqdir yang sering menangani kasus korupsi.

Check Also

Fayakhun Sebut Idrus Marham Dan Yorrys Raweyai Terima Uang Dari Proyek Bakamla

Fayakhun Sebut Idrus Marham Dan Yorrys Raweyai Terima Uang Dari Proyek Bakamla

Fayakhun Sebut Idrus Marham Dan Yorrys Raweyai Terima Uang Dari Proyek Bakamla – Mantan Anggota Komisi …