News

Terancam Dipecat, Kasus Pengeroyokan Siswi SMK di Bekasi

Siswi SMK berinisial TN di Bekasi Timur, Kota Bekasi mempertimbangkan mengeluarkan siswi nya menjadi tersangka karena terlibat kasus pidana. Salah satu siswi di sekolah itu, A, terlibat pengeroyo kan terhadap junior nya bersama alumni sekolah. Korban nya adalah GL, siswi kelas X.

Kami akan memberi kan saknsi kepada pelajar yanag melanggar peraturan sekolah, salah satu sanksi nya dikembali kan ke orang tua nya, kata perwakilan sekolah, Suroto Budiyanto di Mapolres Metro Bekasi Kota, Kamis (22/8) malam.

Suroto mengatakan, peristiwa itu di luar kendali sekolah. Sebab, kejadian berada di luar lingkungan sekolah atau di sekitar taman pinggir Kali Irigasi di Bekasi Timur. Menurut dia, sekolah baru tahu setelah ada aduan dari keluarga korban terkait video kekerasan tersebut.

Pertama enggak masuk izin karena sakit, setelah saya ke sana negokin ternyata enggak sakit, karena takut, ujar dia.

Usai kejadian ini terungkap, pihak sekolah berharap korban masih melanjut kan pendidikan di sekolah nya. Pihak sekolah menjamin dengan melakukan pembinaan terhadap pelajar di sekolah supaya tak terjadi lagi kejadian serupa.

GL dikeroyok oleh A,P, dan D. Motif pengeroyokan bermula D yang merupakan alumni sekolah itu menuduh GL merebut pacar nya. GL sendiri menduga tuduhan itu berawal dari kekasih D meminta nomer ponsel melalui chatting di Facebook.

Pengeroyokan terjadi pada 14 Agustus lalu di sebuah taman pinggir Kali Irigasi, Bekasijaya, Bekasi Timur. Kekerasan ini direkam menggunakan ponsel, lalu videonya menyebar di masyarakat. Dalam video itu korban ditendang, dipukul pakai sandal maupun tangan kosong. Selain luka-luka, korban trauma dan enggan sekolah karena takut.

Leave a Reply