NewsTERORIS

TERDUGA YANG TERTANGKAP DI KALTENG MERUPAKAN JARINGAN JAD DARI ACEH

TERDUGA YANG TERTANGKAP DI KALTENG MERUPAKAN JARINGAN JAD DARI ACEHTERDUGA YANG TERTANGKAP DI KALTENG MERUPAKAN JARINGAN JAD DARI ACEH

TERDUGA YANG TERTANGKAP DI KALTENG MERUPAKAN JARINGAN JAD DARI ACEH – Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Humas Mabes Polri, Komisaris Besar Asep Adi Saputra mengatakan Detasemen Khusus 88 Antiteroris menangkap dua terduga teroris berinisial T dan A di Palangkaraya, Kalimantan tengah Selatan (11/6) kemarin. Keduanya merupakan jaringan jamaah Ansharut Daulah (JAD) pimpinan Abu Hamzah yang buron dari Aceh.

Asep mengatakan kedua tersangka sudah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) Densus sejak Desember 2018 lalu. Kala itu Densus 88 melakukan penangkapan terhadap kelompok Abu Hamzah ketika melakukan latihan militer di Gunung Salak Aceh tanggal 13 Desember 2018 lalu.

TERDUGA YANG TERTANGKAP DI KALTENG MERUPAKAN JARINGAN JAD DARI ACEH

“Densus 88 telah melakukan kegiatan preventif straight bermula dari tanggal 13 Desember 2018 lalu ketika malakukan upaya penindakan di daerah Gunung Salak Aceh, terhadap kelompok (JAD) yang di sebut Abu Hamzah yang melaksanakan kegiatan militer di gunung tersebut,” kata Asep saat di temui di Kompleks Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta, Baru (12/6).

Saat ini Densus tak bisa menangkap semua yang terduga teroris yang mengikuti pelatihan militer di Gunung Salak, Aceh. Sebab beberapa di antara nya berhasil melarikan diri dan menyebar ke sejumlah wilayah di Indonesia.

TERDUGA YANG TERTANGKAP DI KALTENG MERUPAKAN JARINGAN JAD DARI ACEH

Asep mengatakan T dan A di tangkap di Palangkaraya merupakan beberapa dari mereka yang berhasil melarikan diri dari saat Densus melakukan penangkapan di Aceh pada akhir tahun lalu.”Nah dari tanggal 10-11 Juni kita melakukan upaya penangkapan terhadap DPO itu,”kata dia.

Dalam penangkapak T dan A, Densus juga turut memeriksa beberapa orang kerabat mereka yang saat kejadian tengah bersama-sama. Asep menyatakan pemeriksaan itu berguna untuk mengetahui apakah kerabat pelaku memiliki afiliasi dengan jaringan JAD pimpinan Abu Hamzah.

BACA JUGA : PELAKU BOM KARTASURA MENDAPATKAN SEL KHUSUS UNTUK TERORIS

Selain itu, Asep turut membeberkan barang bukti yang telah di amankan dari para terduga teroris. Bukti itu di antaranya ponsel, buku bertema hijad, dan panduan membuat bom.”Barang bukti yang di amankan terjait ini adalah alat-alat komunikasi dan buku ajaran jihad dan tata cara pembuatan bom,”kata Asep.

henny small
the authorhenny small

Leave a Reply