Sunday , December 16 2018
Home > Gaya hidup > TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT
TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT
TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT

TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT

TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT – Trend saat ini bagi remaja adalah dengan pewarna rambut sesuai keinginan untuk memberikan efek berbeda pada penampilan sebelumnya. Sebelumnya ini bukan hal yang baru. Namun belakangan trend ini seakan kembali menjamur dan bahkan semakin banyak.

Ini yang akan kita bahas, trend mewarnai rambut biasanya digunakan oleh para wanita paruh baya untuk menutupi uban mereka sehingga akan terlihat lebih muda. Dal ini di anggap bijak karena memiliki efek instan.

TERNYATA KANKER PAYUDARA BISA DI SEBABKAN KARENA MEWARNAI RAMBUT

Parahnya, mereka melakukan hal itu dengan berulang kali setiap rambut mereka menampakkan ubannya. Padahal yang telah kita ketahui, wanita hanya boleh mewarnai rambutnya dua hingga lima kali dalam setahun. Lima kali pun itu sudah termasuk batas maksimal.

Sebuah penelitian baru-baruini menemukan fakta yang mengejutkan, yang dimana cat rambut memiliki efek yang sangat mengerikan, yakni meningkatkan risiko kanker payudara.bahkan di dalam studi tersebut dikatankan risiko kanker payudara itu bisa mencapai 14 persen. Sebuah angka cukup fantastis hanya dengan alasan mengecat rambut. Ironis, bukan?

BACA JUGA : RESIDIVIS ASAL MALAYSIA DITANGKAP POLISI KARENA MEMBAWA RIBUAN PIL EKSTASI

Para peneliti menyarankan agar wanita mewarnai rambut mereka dengan intensitas yang rendah dan harus beralih ke produk perawatan rambut mereka dengan intensitas yang rendah dan harus beralih ke produk perawatan kulit yang alami. Karena kita tahu bahwa produk komersial cat rambut yang berada di pasaran.

Merekomendasikan wanita untuk mewarnai rambutnya setiap empat sampai enam minggu sekali. What? Apa yang akan terjadi dalam angka panjang? Bukan hanya rambut akan rusak dengan terlalu banyak berpapar bahan pewarna, namun juga risiko kanker payudara meningkat.

Di atas sudah di katakan bahwa wanita hanya boleh maksimal mewarnai rambut lima kali dalam setahun. Itu artinya dengan 10 minggu sekali. Dalam penelitian ini, para peneliti menyarankan para wanita untuk mengganti produk pewarna rambut mereka dengan menggunakan beetroot, hemma, dan rosehip.

Menurut Cancer Council New South Wales, sebuah badan Internasional untuk Penelitian Kanker menyebutkan bahwa paparan dari pewarna rambut dapat masuk melalui pori-pori kulit. Di dalamnya ada kandungan karsinogen, yang kemungkinan merupakan zat penyebab kanker.

Meskipun penelitian lebih lanjut masih harus dilakukan sejauh ini, namun temuan ini tetap layak untuk di ketahui oleh banyak orang. Pasalnya efek dari cat rambut ini tidak main-main, seperti pusing, gatal, atau ruam biasa.

Check Also

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH

KPK MENYEBUTKAN PENCEGAHAN KORUPSI DI MALANG MASIH RENDAH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berharap tidak …