Monday , January 21 2019
Home > Politik > TIDAK PERNAH LELAH GNPF MUI MELANCARKAN AKSINYA

TIDAK PERNAH LELAH GNPF MUI MELANCARKAN AKSINYA

SARANANKRIMasa GNPF MUI terus melakukan desakan kepada pihak kepolisian untuk dapat memberikan hukuman terberat untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Ahok di duga melakukan penistaan agama, dugaan tersebut beredar ketika Buni Yani mengunggah sebuah potongan video Ahok pada saat menguti Surat Al-Maidah ayat 51 ketika melakukan kunjungan kerja ke Kepulauan Seribu.

GNPF MUI kini sudah berencana kembali untuk melakukan aksi bela Islam yang kesekian kali nya, namun aksi tersebut masih belum mendapatkan persetujuan dari pihak kepolisian. Bahkan pihak kepolisian diminta untuk menhentikan segala aksi yang akan di lakukan GNPF MUI, aksi kali ini akan mengusung tema ” Aksi Simpatik Menjaga Independen Hakim”.

BACA JUGA : GERINDRA : PARTAI PENOLAK ANGKET DINILAI MUNAFIK OLEH MASINTON

Dalam aksi tersebut akan ada tiga agenda, yang pertama pada hari Jumat 28 April 2017 yang akan di mulai dari Masjid Istiqlal akan di lanjutkan ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara yang terletak di Jalan Gajah Mada Jakarta Pusat. Untuk Agenda yang kedua akan berlangsung pada tanggal 29 April sampai dengan 4 Mei, aksi ini akan berlangsung di Kejaksaan daerah masing-masingp para peserta.

Para peserta juga menolak dan melakukan protes atas kejahatan yang dilakukan oleh Jaksa yang dinilai telah melakukan pembelaan terhadap penista agama, para peserta juga meminta agar jaksa agung RI di copot dari jabatannya. Agenda yang terakhir akan berlangsung di hari Jumat 5 Mei 2017, para peserta akan melakukan jalan bersama yang dimulai dari Masjid Istiqlal ke Mahkamah Agung RI.

Rencana GNPF MUI tersebut langsung mendapatkan penolakan yang langsung disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen M Irawan. Menurut Irawan sudah waktu nya warga Jakarta merasakan kedamaian dan ketentraman, pihak kepolisian sudah melarang tindakan atau aksi apa pun yang dianggap mengganggu ketentraman masyarakat Jakarta. Irawan juga menilai bahwa aksi tersebut hanya untuk menghakimi Ahok, sedangkan masyarakat sudah mengetahui akan hasil dari proses hukum yang dilalui oleh Ahok.

Aksi yang di lakukan oleh GNPF MUI sudah cukup membuat resah dan was-was, bahkan masyrakat juga sudah lelat melihat aksi yang dilakukan oleh GNPF MUI. Dir Intelkam Polda Metro Jaya Kombes Merdisyam mengatakan bahwa dirinya masih belum menerima laporan secara resmi akan aksi tersebut, dirinya hanya mendapatkan informasi tersebut dari media sosial.

BACA JUGA : Ahok Mengatakan Jika TKD DKI Jakarta mungkin Akan Berubah Sewaktu Anies-Sandi Menjabat Nanti

Dan pihak kepolisian masih belum melakukan persiapan untuk mengantisipasi kegiatan aksi tersebut. Aksi kegiatan para massa yang akan melakukan jalan bersama terkait dengan keputusan persidangan Ahok, Merdisyam mengatakan bahwa seluruh aksi atau kegiatan harus mengikuti aturan yang ada, diri nya belum mau begitu menanggapi karena kabar yang diterima nya hanya masih melalui sosial media,”tutup Merdisyam.

Check Also

KPK : WALIKOTA BLITAR TERIMA DANA SUAP SEBESAR Rp 1,5 M

KPK : WALIKOTA BLITAR TERIMA DANA SUAP SEBESAR Rp 1,5 M

SARANANKRI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencurigai Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar menerima Rp1,5 miliar …