Tuesday , December 18 2018
Home > News > Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui
Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui
Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui

Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui

Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui – Kasus ujaran ‘idiot’ yang dilaporkan Koalisi Bela NKRI beberapa waktu yang lalu ke Polda Jawa Timur masih dalam proses, kali ini musisi Ahmad Dhani Prasetyo kembali tersandung masalah baru. Dirinya terlibat hutang piutang sebesar Rp 200 juta untuk mengerjakan proyek Villa Singosari di Kota Batu. Dan rencananya, suami dari penyanyi Mulan Jameela itu akan dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh Jaeni Ilyas, warga Surabaya.

“Kami berencana akan melaporkan ADP (Dhani) ke Polda Jatim. Itu karena setelah tiga kali kami melayangkan somasi tapi tak direspons,” kata kuasa hukum Jaeni, Arief Fatoni di Surabaya, Rabu (19/9). Pengacara yang juga caleg DPRD Surabaya dari Partai Golkar ini menceritakan langkah hukum yang akan diambil kliennya bermula saat mendengar kabar kalau Dhani akan menjual rumah untuk membiayai pencapresan slah satu kandidat Pilpres 2019.

Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui – Padahal, kata Toni, Dhani masih berhutang kepada kliennya Rp 400 juta sejak tahun 2016 dan hanya dapat membayar setengahnya saja. Sisanya Rp 200 juta hingga saat ini belum di lunasi oleh Dhani. Padahal saat akad pinjam meminjam uang, Dhani berjanji akan melunasi hutangnya sebulan setelah uang pinjamannya tersebut diterima.

“Kami bersyukur ADP mau jual rumah untuk biayai paslon Capres, tapi kami juga ingatkan, agar kewajiban terhadap klien kami juga segera dipenuhi,” tegas mantan Tim Kuasa Hukum Gubernur Jawa Timur terpilih, Khofifah Indar Parawansa ini.

Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui – Toni juga menceritakan awal kisah utang piutang Dhani kepada kliennya tersebut. “ADP itu kan temannya Wali Kota Batu, Pak Eddy Rumpoko. Klien saya waktu itu juga dekat dengan Pak Eddy Rumpoko,” kata Toni mengawali ceritanya.

Kemudian pentolan Dewa 19 itu menyampaikan ke Eddy kalau dirinya tengah menggarap proyek Villa Singosari dan membutuhkan mnodal yang lumayan. “Akhirnya disampaikan Pak Eddy Rumpoko ke klien saya, Haji Jaeni. Karena klien saya melihat pak Eddy Rumpoko, akhirnya Dhani dipinjami Rp 400 juta,” terangnya.

Tidak Sanggup Bayar Hutang 200 Juta Ahmad Dhani Terancam Bui – Uang pinjaman itu kemudian ditransfer Jaeni dalam dua tahap yakni tanggal 5 mei 2016 Rp 200 juta dan tahap kedua Rp 200 juta pada 12 mei. “Usai menerima penuh uangnya, Dhani berjanji akan mengembalikannya sebulan kemudian,” katanya.

Namun hingga november 2016, janji pelunasan tersebut juga belum direalisasikan Dhani dengan dalih Villa Singosari belum membayarkan proyek tersebut. Karena wanpresentasi, Jaeni pun menagih janji Dhani yang kemudian membayarnya dengan cek Rp 200 juta melalui orang suruhannya. Sementara sisanya Rp 200 juta hingga saat ini belum juga dilunasi.

“Karena tidak jelas, klien saya akhirnya mengirim somasi ke ADP pada 10 Oktober 2017. Kemudian somasi kedua dikirim lagi pada November 2017,” beber Toni. Selanjutnya masih kata Toni, melalui kuasa hukumnya Dhani membalas somasi itu dan mengakui masih memiliki tunggakan sisa utang Rp 200 juta ke Jaeni.

“ADP berjanji lagi akan melunasi dengan cara dicicil Rp 10 juta perbulan dengan alasan bisnis hiburan lagi sepi karena kebijakan pemerintah.”ujarnya. Medio 2018, Dhani kembali melakukan wanprestasi. Janji mengansur utang Rp 10 juta perbulan juga tak dilakukan. “Klien kami kembali mengirim somasi ketiga pada Februari 2018. Karena tidak ada respons, klien kami akhirnya mempertimbangkan untuk melaporkannya ke Polda Jatim,” tandas mantan jurnalis ini.

Seperti diketahui, pasca-kisruh Deklarasi #GantiPresiden di Surabaya pada 26 Agustus 2018 lalu, Dhani kesandung masalah ujaran kebencian. Gara-gara kata ‘idiot’ yang dilontarkan Dhani kepada massa anti tagar tersebut, Dhani dilaporkan ke Polda Jawa Timur oleh Koalisi Bela NKRI pada 30 Agustus.

Kasus masih berproses, kini musisi asal Surabaya itu kembali tersandung masalah. Kali ini masalah utang-piutang yang belum dilunasi. “Kita tunggu saja (laporannya),” kata Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Pol Frans Barung Mangera, saat dimintai tanggapan soal rencana pelaporan Dhani oleh Jaeni.

Baca juga ; Ibu Penyekap Tiga Anak Di Makassar Ditetapkan Sebagai Tersangka

Check Also

Derita TKI Sutini Yang Sakit Keras Dan Meninggal Sepulang Dari Singapura

Derita TKI Sutini Yang Sakit Keras Dan Meninggal Sepulang Dari Singapura

Derita TKI Sutini Yang Sakit Keras Dan Meninggal Sepulang Dari Singapura – Buruh migran asal Kabupaten …