Wednesday , December 19 2018
Home > News > Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita
Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita
setiap harinya BNI diatas jam 2 pagi gangguan ya bosku ^^

Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita

Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita – Selama mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung, terpidana kasus Korupsi Tubagus Chaeri alias Wawan diketahui beberapa kali mengajukan izin untuk berobat. Namun sayangnya izin dari eks Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen itu kerap kali disalah gunakan oleh Suami dari Airin Rachmi Diany itu. Seperti bertemu dengan keluarga hingga menginap bersama dengan wanita.

Hal itu terungkap dalam sidang perdana eks Kalapas Sukamiskin, Wahid Husen yang digelar di ruang tipokor Pengadilan Negeri Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung pada Rabu (5/12). Diketahui bahwa pria yang akrab disapa dengan Wawan tersebut merupakan warga binaan (narapidana) yang sedang menjalani masa hukuman penjara sejak tahun 2015 di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)) kelas 1 Sukamiskin Bandung atas beberapa kasus korupsi yang dilakukan salah satunya dengan menyuap MK.

Baca juga ; Reaksi PDI Perjuangan Atas Dilaporkannya Ahmad Basarah Ke Kepolisian

Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita – Dalam berkas dakwaan KPK terhadap Wahid Husen diketahui bahwa selama menjadi warga binaan ia memiliki asisten pribadi bernama Ari Arifin yang pernah menghuni Lapas Sukamiskin. Air Arifin bertugas untuk membantu segala kebutuhan Wawan dari mengurusi makanan, berkoordinasi dengan pihak pihak luar hingga mengurus izin keluar dari Lapas, seperti izin berobat dan Izin Luar Biasa (ILB). Semua dikoordinasikan kepada Wahid Husen melalui stafnya yang bernama Hendry Saputra.

Jaksa dari KPK Trimulyono Hendradi dalam berkas dakwaaanya menyatakan bahwa pada Maret 2018 hingga Juli 2018, Wahid Husen mmeberikan kemudahan izin keluar dari Lapas ountuk wawan selama beberapa kali. Diantaranya pada tanggal 5 Juli 2018, bentuk Izin Luar Biasa (ILB) dengan alasan untuk mengunjungi ibunya yang sedang mengalami sakit di Serang, Banten. Setelah diberikan izin, Wawan malah pergi menginap di Hotel Hilton Bandung selama dua hari.

Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita – Lalu Wahid Husne kembali membeikan izin kepada Wawan keluar Lapas dalam bentuk izin berobat ke Rumah Sakit Rosela, Karawang pada 16 Juli 2018. Dan lagi lagi izin tersebut  disalahgunakan oleh Wawan yang malah menginap di luar Lapas. Caranya Wawan pergi menggunakan mobil ambulans yang dibawa oleh staf keperawatan Lapas Sukamiskin bernama Ficky Fikri. Dirinya tidak pergi ke Karawang melainkan ke parkiran rumah sakit di Kawasan Arcamanik, Bandung.

Sesampainya di parkiran rumah sakit itu, Wawan lalu pindah ke mobil Toyota Inova berwarna hitam yang dikendarai oleh Ari Arifin yang telah menunggunya. Mereka kemudian pergi menuju rumah kakaknya, Ratu Atut Chosiyah di Jalan Suralaya IV Bandung. “Setelah itu perjalanan dilanjutkan kembali menuju Hotel Grand Mercure Bandung. Wawan kemudian menginap di hotel tersebut bersama teman wanitanya,” kata Jaksa dari KPK, Trimulyono Hendradi dalam dakwaan Wahid Husen.

Tubagus Ketahuan Gunakan Izin Berobat Untuk Menginap Di Hotel Bersama Wanita – Penyalahgunaan izin itu diketahui oleh Wahid Husen. Namun, ia tidak memberikan hukuman karena sudah menerima sejumlah hadiah berupa uang dari Wawan. Berikut hadiah yang diberikan Wawan.

– Pada tanggal 25 April 2018 sebesar Rp 1.000.000,00 (satu juta rupiah)

untuk membayar makanan di Restoran Al Jazeerah;

– Pada tanggal 26 April 2018 sebesar Rp 1.000.000,00

untuk membayar makanan Kambing Kairo;

– Pada tanggal 30 April 2018 sebesar Rp 730.000,00 untuk membayar makanan sate Haris;

– Pada tanggal 7 Mei 2018 sebesar Rp 1.500.000,00 untuk membayar karangan bunga yang dipesan Terdakwa;

– Pada tanggal 9 Mei 2018 sebesar Rp 20.000.000,00 ;

– Pada tanggal 28 Mei 2018 sebesar Rp.4.700.000,00 (empat juta tujuh

ratus ribu rupiah) untuk membayar makanan di Resto Al Jazeerah;

– Pada tanggal 4 Juni 2018, sebesar Rp 1.000.000,00 untuk membayar makanan di Restoran Abuba dan sebesar Rp 2.000.000,00 untuk membeli parsel;

– Pada tanggal 11 Juni 2018, sebesar Rp.2.000.000,00 untuk biaya perjalanan dinas Terdakwa ke Jakarta

– Pada tanggal 21 Juni 2018 sebesar Rp 10.000.000,00 untuk biaya perjalanan dinas Terdakwa ke Cirebon;

– Pada sekitar akhir bulan Juni 2018 sebesar Rp 20.000.000,00.

Suami Airin, Wawan sebelumnya divonis 5 tahun karena terbukti menyuap mantan Ketua MK, Akil Mochtar, dalam sengketa pilkada Kabupaten Lebak dan Provinsi Banten.

Check Also

Walikota Solo Dilaporkan Ke Polisi Atas Tuduhan Merusak Lahan Sriwedari

Walikota Solo Dilaporkan Ke Polisi Atas Tuduhan Merusak Lahan Sriwedari

Walikota Solo Dilaporkan Ke Polisi Atas Tuduhan Merusak Lahan Sriwedari –  Walikota Solo, F.X Hadi Rudyatmo …