Wednesday , December 19 2018
Home > News > TUJUAN WARGA UNTUK MENUNTUT PEMERINTAH DISEBABKAN KARENA TIDAK MELAKUKAN APA-APA MENGENAI POLUSI UDARA JAKARTA
TUJUAN WARGA UNTUK MENUNTUT PEMERINTAH DISEBABKAN KARENA TIDAK MELAKUKAN APA-APA MENGENAI POLUSI UDARA JAKARTA

TUJUAN WARGA UNTUK MENUNTUT PEMERINTAH DISEBABKAN KARENA TIDAK MELAKUKAN APA-APA MENGENAI POLUSI UDARA JAKARTA

Puluhan pengendara sepeda memasuki Balai Kota pada Rabu pagi untuk mengirim peringatan kepada pemerintah Jakarta dan pemerintah pusat bahwa, jika mereka tidak melakukan sesuatu tentang polusi udara Jakarta dalam waktu 60 hari, mereka akan mengajukan gugatan warga negara.

Tiga dari mereka mengenakan baju oranye dan masker respirator sambil berteriak: “Bersihkan udara dari ibu kota!”

Warga, yang tergabung dalam Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Koalisi untuk Prakarsa Udara Bersih), atau Gerakan Ibu Kota untuk jangka pendek, berencana untuk menuntut Presiden, gubernur Jakarta dan pejabat lainnya karena mereka dilihat sebagai “tidak melakukan apa-apa” untuk mengurangi polusi udara kota.

Sembilan belas warga, termasuk Inayah Wahid, Melanie Subono dan Sandyawan Sumardi, siap menjadi penggugat apabila pemerintah gagal memberikannya dalam 60 hari.

Inayah mengatakan dia khawatir tentang tingkat polusi udara di Jakarta. “Kami prihatin tentang ini. Itulah mengapa kami meminta pemerintah untuk benar-benar serius mengurangi polusi untuk mencegah [orang-orang dari menjadi] korban, terutama mereka yang berasal dari kelompok paling rentan,” katanya. Musisi Melanie mengatakan menghirup udara bersih adalah hak warga negara.

Mereka menuntut pemerintahan yang lebih baik dan penegakan hukum untuk mengatasi masalah polusi udara yang berasal dari pabrik-pabrik, pembangkit listrik tenaga batu bara dan emisi kendaraan.

“Kami memberi tahu pejabat terkait bahwa, jika mereka tidak melakukan langkah signifikan untuk mengurangi polusi udara di Jakarta dalam waktu 60 hari kerja, kami akan membawa kasus ini ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dalam bentuk gugatan warga negara,” Nelson Nikodemus Simamora, anggota gerakan dan advokat dari Lembaga Bantuan Hukum Jakarta.

Check Also

AWAK KABIN PRIA SEMAKIN SERING TERBANG DI JEPANG

AWAK KABIN PRIA SEMAKIN SERING TERBANG DI JEPANG

Lebih banyak pria mengambil pekerjaan dalam profesi yang didominasi perempuan tradisional dari awak kabin maskapai …