Saturday , April 21 2018
Home > News > UNI EROPA BERPESAN KE INDONESIA TERKAIT VONIS AHOK

UNI EROPA BERPESAN KE INDONESIA TERKAIT VONIS AHOK

Kasus penistaan agama islam yang menyangkut nama gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama telah di vonis oleh majelis hakim dengan hukuman 2 tahun penjara.

Majelis hakim telah memvonis Ahok ketika persidangan nya yang terkahir di auditorium Kementerian pertanian dan atas persidangan Ahok yang telah divonis oleh hakim selama masa hukuman 2 tahun penjara membuat banyak negara Uni Eropa yang mengklaim Indonesia saat ini.

 Para tokoh politik dunia seperti Duta Besar Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik mengatakan bahwa persidangan yang menyangkut Gubenur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering juga disebut dengan sapaan Ahok telah menjadi perbincangan masyarakat global saat ini.

Sementara itu juga Uni Eropa juga turut mengatakan bahwa pada sidang vonis yang telah dijatuh kepada Ahok sangat lah memprihatinkan. Mereka juga menulis sebuah keterangan pers resmi mereka ke Indonesia.

“Uni Eropa telah mencatat keputusan dari pengadilan Negeri Jakarta Utara dalam kasus yang melibatkan Gubenur Basuki Tjahaja Purnama yang telah disampaikan pada tanggal 9 Mei 2017,” pernyataan pers ini dikeluarkan untuk Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia pasa Selasa, (9/5/2017).

Mereka juga mengatakan bahwa mereka akan konsisten bahwa hukum yang mengkriminalisasi penistaan agama secara diskriminatif dapat menimbulkan terhalangnya kebebasan berekspresi dan atapun kebebasan beragama dan kepercayaan,” jelas keterangan pers tersebut.

“Kami menghimbau agar Indonesia bisa terus menjaga dan mempertahankan tradisi toleransi dan pluralisme yang ada selama ini,” pernyataan ini di tunjukkan oleh lembaga-lembaga seluruh masyarakat Indonesia, tulis pertanyataan pers tersebut.

Uni Eropa juga menekan kembali bahwa kebebasan tersebut adalah hak yang saling bergantungan, juga saling terkait, dan kemudian saling melengkapi juga untuk melindungi orang orang untuk menyampaikan pendapat mengenai agama dan kepercayaan mana pun ataupun yang sesuai dengan hukum hak-hak asasi manusia internasional,” jelas Uni Eropa.

Check Also

SEKITAR ADA 36 ORANG TEWAS AKIBAT GEMPA DI PERBATASAN IRAK

SEKITAR ADA 36 ORANG TEWAS AKIBAT GEMPA DI PERBATASAN IRAK

SEKITAR ADA 36 ORANG TEWAS AKIBAT GEMPA DI PERBATASAN IRAK – Sebuah gempa berkekuatan 7,3 …