Friday , September 21 2018
Home > News > Wakil Ketua DPR Tuntut Merevisi Peraturan Apartemen Berbiaya Rendah
Wakil Ketua DPR Tuntut Merevisi Peraturan Apartemen Berbiaya Rendah

Wakil Ketua DPR Tuntut Merevisi Peraturan Apartemen Berbiaya Rendah

Wakil Ketua DPRD, Muhammad Taufik, menuntut pemerintah kota untuk merevisi Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 106 tahun 2017 yang diratifikasi oleh gubernur sebelumnya Djarot Saiful Hidayat tentang perencanaan tata ruang wilayah kecamatan Rorotan sebagai ruang terbuka hijau dan apartemen umum.

Pasalnya, kata Taufik, keputusan yang menyebutkan pembangunan apartemen murah (rusun) di Rorotan mungkin memicu ketimpangan perumahan bagi masyarakat.

“Keputusan itu harus direvisi jika diperlukan. Saya iri jika tidak ada apartemen murah di daerah saya, seperti di kecamatan Tanjung Priok, ”kata Muhammad Taufik kepada Meli Budiana selaku ketua sementara Badan Perumahan Jakarta selama rapat komite anggaran (Banggar) pada Kamis, 13 September .

“Kawasan Papanggo di Tanjung Priok memiliki apartemen, sementara tidak ada rusun yang dibangun di kecamatan Pademangan. Tolong, Bu Meli, pindahkan proyek ke daerah pusat, ”kata Taufik. Politisi Gerindra menyarankan proyek ini harus dikembangkan di Tanjung Priok dan Kamal Muara kecamatan Jakarta Utara serta di Cengkareng dan Kapuk kecamatan Jakarta Barat.

Taufik menyampaikan tuntutan sebagai tanggapan atas proposal yang dikeluarkan Meli atas anggaran pembebasan lahan untuk pembangunan apartemen murah senilai Rp260 miliar di Rorotan, Jakarta Utara.

Meli menjelaskan penetapan lahan itu sebagaimana ditetapkan dalam Pergub No. 82 tahun 2017 yang disahkan oleh Gubernur Djarot Saiful Hidayat pada 28 Juli 2017, dan diterbitkan pada 28 Agustus 2017. “Kami meninjau [penentuan ruang] melalui dokumen dan lainnya berdasarkan penawaran yang masuk dan Pergub No. 82, ”jelasnya.

Pemilihan lahan di Rorotan, Meli menambahkan, juga diatur di Pergub No. 106 tahun 2017. Peraturan itu dikeluarkan mengingat Rorotan memiliki ruang terbuka lebar dan pemerintah kota menerima banyak tawaran dari pemilik tanah untuk membangun flat murah.

Muhammad Taufik lebih lanjut mengatakan lokasi apartemen murah di Rorotan yang diatur oleh Djarot akan menjatuhkan ekonomi masyarakat di sana, mengingat daerah itu jarang diminati oleh orang Jakarta. “Orang-orang akan menjadi miskin jika mereka pindah ke sana dan siapa yang ingin tinggal di Rorotan?” dia menyimpulkan.

Check Also

Kementerian Sosial Siapkan 3 Ribu Tiket Asian Games

Kementerian Sosial Siapkan 3 Ribu Tiket Asian Games

Kementerian Sosial telah menyiapkan dua hingga tiga ribu tiket gratis per hari bagi penyandang cacat …