Thursday , February 22 2018
Home > Politik > WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA RESMI BERIKAN DUKUNGAN NYA UNTUK KEPUTUSAN PRESIDEN JOKOWI
WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA RESMI BERIKAN DUKUNGAN NYA UNTUK KEPUTUSAN PRESIDEN JOKOWI
WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA RESMI BERIKAN DUKUNGAN NYA UNTUK KEPUTUSAN PRESIDEN JOKOWI

WAKIL PRESIDEN JUSUF KALLA RESMI BERIKAN DUKUNGAN NYA UNTUK KEPUTUSAN PRESIDEN JOKOWI

SARANANKRI Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi berikan dukungan nya untuk keputusan Presiden Jokowi, terkait dengan keputusannya untuk tetap mempertahankan memilih Ketua Partai Golkar Airlangga Hartarto sebagai salah satu menteri kabinet. Walaupun sebelumnya Presiden Jokowi sempat melontarkan pernyataan jika dirinya tidak akan membiarkan jika para menteri nya memiliki tugas merangkap sebagai eksekutif partai politik.

Sebelum Wakil Presiden Jusuf Kalla resmi berikan dukungan nya untuk keputusan Presiden Jokowi, sudah sempat terjadi reshuffle kabinet terbaru yang diumumkan pada hari Rabu 17 Januari 2018, kemarin. Presiden Jokowi mempertahankan Airlangga sebagai menteri industri. Airlangga memimpin partai tersebut pada bulan Desember yang memicu spekulasi bahwa dia akan diganti di kabinet.

BACA JUGA : KENAPA AHOK MENJADI SOSOK PRIA YANG SELALU MENARIK DI DUNIA POLITIK INDONESIA?

Namun, Kalla mengatakan bahwa Airlangga memiliki kemampuan untuk melakukan kedua pekerjaan tersebut. “Dia (Airlangga) bisa melakukan pekerjaan di malam hari. Kasusnya berbeda dengan Khofifah yang akan berada di Jawa Timur. Karena masih di Jakarta, ada waktu untuk melakukan kedua pekerjaan tersebut,” tambahnya pada hari Rabu, merujuk pada mantan Sosial Menteri Urusan Khofifah Indar Parawansa yang mengundurkan diri dari jabatannya setelah dia mencalonkan diri dalam pemilihan gubernur Jawa Timur.

Sekretaris sekjen Golkar Airlangga Idrus Marham ditunjuk untuk menggantikan Khofifah di kabinet. Meski menyatakan bahwa seorang ketua partai bisa berpasangan sebagai menteri, Kalla menyarankan agar posisi Idrus dalam partai tersebut akan terisi.

“Seorang ketua tidak harus berada di kantor partai setiap hari, tapi sekretaris jenderal melakukannya. Keputusan untuk mengganti Idrus ada di tangan Airlangga,” katanya.

BACA JUGA : NEGARA-NEGARA YANG MENJADI PILIHAN RIZIEQ SYIHAB UNTUK MELARIKAN DIRI

Pada awal pemerintahannya, Jokowi bersumpah bahwa dia tidak akan membiarkan menteri-menterinya memegang jabatan di partai politik masing-masing agar dapat fokus pada pekerjaan mereka di pemerintahan.

Check Also

STUDI : TUMBUHNYA JERAWAT BERKAITAN DENGAN PENINGKATAN DEPRESI

STUDI : TUMBUHNYA JERAWAT BERKAITAN DENGAN PENINGKATAN DEPRESI

SARANANKRI Sebuah penelitian yang dilakukan di Kanada menyatakan jika seseorang yang memiliki masalah dengan jerawat …