Wednesday , September 19 2018
Home > Ekonomi > WARGA INDONESIA DI PANCUNG ARAB SAUDI TANPA BERITA
WARGA INDONESIA DI PANCUNG ARAB SAUDI TANPA BERITA
WARGA INDONESIA DI PANCUNG ARAB SAUDI TANPA BERITA

WARGA INDONESIA DI PANCUNG ARAB SAUDI TANPA BERITA

WARGA INDONESIA DI PANCUNG ARAB SAUDI TANPA BERITA – Seorang warga negara Indonesia ( WNI ) di eksekusi mati oleh Otoritas Arab Saudi pada hari Minggu 18 Maret 2018. Pihak Riyadh sendiri sama sekali tidak memberi tahu pihak pemerintahan Indonesia ketika melaksanakan proses eksekusi pancung tersebut.

Sesuai dengan informasi yang di dapatkan eksekusi mati pancung tersebut di laksanakan pada sekitar pukul 11.30 siang hari watu Arab Saudi. Dimana warga negara Indonesia yang di eksekusi oleh Arab Saudi tersebut merupakan Muhammad Zaidi Misrin yang di ketahui merupakan seorang tenaga kerja Indonesia ( TKI ) yang berasal dari Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Pihak Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia berpendapat bahwa Otoritas Kerajaan Arab Saudi sama sekali tidak memberi tahu terkat dengan adanya eksekusi warga negara Indonesia kepada perwakilan Republik Indonesia.

Sebuah kelompok Migrant Care pada keteranganya di dalam pers sendiri menilai bahwa eksekusi terhadap WNi Zaini Misrin merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia. Di tambah lagi jika menurut pada pengakuan dari Zaini Misrin sendiri bahwa dirinya dipaksa untuk mengakui melakukan pembunuhan setelah di intimidasi dari otoritas Arab Saudi.

Zaini Misrin sendiri tidak mendapatkan penerjemahan yang netral dan imparsial terkait proses persidangan hingga mendapatkan vonis hukuman mati.

Sesuai dengan informasi dari hasil penyelidikan sampai pada proses memvonis mati menuju ke proses eksekusi kepada Muhammad Zaini Misrin di dapatkan beberapa kejanggalan dan ketidak adilan hukum serta pengabaian terhadap beberapa prinsip fair trial, dimana hak dari terdakwa juga di abaikan.

Muhammad Zaini Misrin sendiri mengaku baru bisa mendapatkan akses komunikasi dengan KJRI Jeddah pada bulan November 20018 setelah vonis hukuman mati di dapatkan, dirinya di paksa untuk mengaku telah melakukan tidak pembunuhan terhadap majikanya yaitu Abdullah bin Umar Muhammad Al Sindy. Dimana sesungguhnya dirinya tidak melakukan hal tersebut.

“Pemerintah Saudi Arabia melanggar prinsip-prinsip tata krama hukum internasional dengan tidak pernah menyampaikan Mandatory Consular Notification, baik pada saat dimulainya proses peradilan dengan ancaman hukuman maksimal hukuman mati dan juga pada saat eksekusi hukuman mati dilakukan,” kecam Migrant Care, Senin (19/3/2018).

WARGA INDONESIA DI PANCUNG ARAB SAUDI TANPA BERITA

“Kami mengecam dan mengutuk eksekusi hukuman mati terhadap Muhammad Zaini Misrin. Eksekusi tersebut merupakan bentuk pelanggaran hak asasi manusia yang paling dasar, yaitu hak atas hidup,” lanjut kelompok pembela hak-hak buruh migran tersebut.

Kelompok Migrant Care menuntut Pemerintah Indonesia untuk mengeluarkan Nota Protes Diplomatik kepada Kerajaan Saudi Arabia dan mempersona non-grata-kan Duta Besar Kerajaan Saudi Arabia untuk Indonesia.

“Mendesak Pemerintah Indonesia untuk mengerahkan sumber daya politik dan diplomasi untuk mengupayakan pembebasan ratusan buruh migran yang terancam hukuman mati di seluruh dunia dan melakukan moratorium pelaksanaan hukuman mati di Indonesia sebagai komitmen moral menentang hukuman mati terhadap siapa pun,” imbuh Migrant Care.

LIHAT JUGA : VAPE / ROKOK ELEKTRIK TERNYATA DAPAT MENYEBABKAN PENYAKIT HATI

Check Also

VIRAL VIDEO EMAK EMAK MAKI BOCAH SMP YANG SENGGOL MOBILNYA

VIRAL VIDEO THE POWER OF EMAK EMAK MAKI BOCAH SMP YANG SENGGOL MOBILNYA

VIRAL VIDEO EMAK EMAK MAKI BOCAH SMP YANG SENGGOL MOBILNYA – Jakarta kembali viral dengan …