News

Warga Resah, Tiap Malam Minggu Remaja di Kota Tanggerang Tawuran

Insiden tawuran di malam minggu masih terus terjadi antar remaja di wilayah Kota Tangerang. Seperti yang terjadi Minggu (25/8) dini hari. Beruntung, aksi saling serang dengan senjata tajam dan benda keras itu bisa dilerai oleh warga dan pengguna jalan setelah berlangsung kurang lebih selama satu jam.

Imam, warga Jalan Perintis Kemerdekaan, Kota Tangerang mengaku, wilayah permukimannya itu, memang kerap dijadikan tempat para remaja memicu adrenalin dengan saling serang.

Dia mengaku, juga tidak mengetahui pasti dari mana asal dua kelompok remaja yang saling serang itu, hingga melancarkan aksi tawurannya di jalan tersebut.

Enggak tahu anak-anak dari mana, jalan ini memang sering di jadikan anak remaja ABG tawuran. Kita sudah sering, biasanya malam-malam jelang jam 12 atau dini hari, ungkap dia.

Dirinya berharap, insiden tawuran malam dini hari tadi, adalah yang terakhir terjadi di wilayah Jalan Perintis Kemerdekaan. Pasalnya, warga sudah sangat resah dan muak dengan perilaku remaja ABG tersebut.

Pasti selalu kita lerai, tapikan anak-anak begini nekat, takut malah menjadi sasaran. Apalagi dia pada bawa pedang, celurit, ngerilah, cetusnya.

Imam berharap, selain masyarakat pihak berwajib baik Kepolisian juga bekerja cepat dalam menangani masalah tawuran antar kelompok remaja ini.

Kita ingin petugas Polisi semakin terdepan, apalagi ini juga dekat kantor Polsek. Kalau perlu mungkin di malam-malam rawan ada anggota TNI yang jaga biar kalau mereka baru mau kumpul saja sudah dibubarkan, ucapnya.

Berdasarkan keterangan Imam, terjadinya aksi tawuran pada malam dini hari tadi betul-betul mengerikan. Selain jumlah massa yang cukup banyak, aksi tawuran para remaja ini juga banyak yang membekali diri dengan senjata tajam.

Ngerilah, anak-anak ramai banget. Hampir semua yang ada bawa senjata tajam. Ada yang masih bocah banget mungkin SD atau kelas I SMP, ungkapnya.

Akhirnya, setela satu jam terjadi, aksi saling serang antar dua kelompok remaja itu, berhasil dihalau dan massa peserta tawuran membubarkan diri. Bahkan, satu anak yang membawa senjata tajam, berhasil diamankan warga dan di proses ke Kepolisian.

Satu orang ada yang kena sama warga, anaknya masih bocah, bawa clurit juga. Sudah diserahkan ke polisi yang akhirnya datang juga, kata Imam.

Leave a Reply