News

Wartawan Media Online Ditikam hingga Tewas

Pemimpin portal media online ditemukan tewas dengan luka tusuk di Tejupilco, Meksiko. Korban diidentifikasi atas nama Condes Jaramillo yang adalah kepala situs berita lokal dan penyiar radio. Pembunuhan Jaramillo adalah yang kesepuluh kalinya dialami wartawan tahun ini. Dilaporkan oleh AFP, Jaramillo ditemukan tewas Sabtu pagi waktu setempat. Jenazah itu ditemukan Sabtu pagi menunjukkan luka-luka akibat benda tajam, kata Jaksa Tejupilco dalam pernyataannya pada hari Minggu. Organisasi pengawas media Reporters Without Borders mengatakan salah satu rekan Jaramillo telah melaporkan ancaman yang diterima. pada bulan Juni dan November 2018. Jaramillo telah berusaha mencari perlindungan dari pemerintah. Namun upaya itu terhenti karena prosedur birokrasi yang rumit. RSF sendiri mengatakan Meksiko menjadi negara paling berbahaya bagi wartawan setelah Suriah dan Afghanistan.

Termasuk Jaramillo, 10 jurnalis telah terbunuh tahun ini. Wartawan yang telah terbunuh di Meksiko telah mencatat 100 korban sejak 2.000. Wartawan terbunuh karena dicurigai melakukan perdagangan narkoba dan korupsi. Banyak kasus pembunuhan belum selesai. Awal bulan lalu, 19 mayat manusia ditemukan dalam kondisi mengenaskan yang ditemukan di wilayah Uruapan, Meksiko. Selusin orang ini diyakini sebagai korban perang regional di antara geng-geng narkoba yang bermusuhan. Ada perang regional antar sel dari berbagai kelompok kriminal. Mereka berjuang untuk memperebutkan kontrol teritorial untuk produksi, distribusi, dan konsumsi obat, kata kepala pengacara Michoacan Adrian Lopez dalam konferensi pers. Michoacan adalah negara bagian yang merupakan lokasi Uruapan, seperti dilansir AFP, Jumat.

Leave a Reply